PNS ‘Keluyuran’ saat Jam Kerja akan Disanksi

Ilustrasi Razia PNS yang Keluyuran di Jam Kerja Oleh Satpol PP | net

Ilustrasi Razia PNS yang Keluyuran di Jam Kerja Oleh Satpol PP | Ist

PAGARALAM – Upaya mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pagaralam, bakal menindak tegas bila ditemukan adanya pelanggaran disiplin PNS, khususnya tenaga pendidik alias guru yang masih ‘keluyuran’ saat jam kerja.

“Jika ditemukan oknum guru dengan sengaja meninggalkan tugasnya mengajar pada saat jam belajar berlangsung, yang bersangkutan tidak hanya diberikan sanksi disiplin saja, termasuk pula tunjangan sertifikasinya pun tidak akan dibayarkan,” kata Kepala Dinas Pendidikan setempat, Drs H Safrani, MPd, kemarin (8/12).

Ia mengatakan, sebagai tenaga pendidik hendaknya tidak berada di luar lingkungan sekolah pada saat jam kerja berlangsung, apalagi meninggalkan tugasnya mengajar pada saat jam mengajar.

“Apabila masih ditemukan, tidak hanya sanksi disiplin yang dikenakan, seperti penundaan pangkat atau kenaikan gaji, tunjangan sertifikasi pun bakal tidak dibayarkan,” kata Safrani.

Sebagai langka antisipasi hal itu lanjut dia, pihaknya akan melakukan pendataan terhadap sejumlah guru, khususnya guru sertifikasi. Sementara mengenai sanksi terhadap oknum guru yang melanggar disiplin saat jam ngajar, tetap dilakukan sesuai prosedur, mulai dari teguran lisan hingga tertulis.

“Meski begitu, jika pelanggarannya berat, tentunya akan dilaporkan langsung kepada Wali kota,” tegasnya seraya berkata semoga para pendidik, apalagi sudah bersitifijkasi agar dapat melaksanakan jam mengajarnya tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang telah diberlakukan demi mewujudkan SDM yang berkualitas.

 

TEKS    : ANTONI STEFEN
EDITOR    : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *