Akibat Melawan, Polisi Tembak Kaki Indra

MUARAENIM – Akhirnya residivis kambuhan asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Indra (31), berhasil diamankan jajaran Reskrim Polres Muaraenim setelah diamuk massa karena mencoba melarikan diri saat akan di tangkap.

Pelaku sempat melawan ketika hendak ditangkap petugas, sehingga dilumpuhkan dengan timah panas dibagian kaki. Pelaku ditangkap, sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (8/12), di Sungai Sungai Lematang Dusun Lubuk Amplas Kecamatan Muaraenim Kabupaten Muaraenim.

Penangkapan pelaku, menindak lanjuti laporan dari Saparudin dalam LP/B-819/XI/2014/sumsel/res m.enim atas korban Dedi Arpalah bin Saparudin yang menjadi korban penganiayaan dengan pemberatan yang di duga di lakukan tersangka, Sabtu, (29/11) lalu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas mulai mengendus keberadaan tersangka yang merupakan Warga Desa Sungai Ibul Kecamatan Pendopo Pali ini. Setelah mendapatkan informasi keberadaan tersangka petugaspun segera bergerak, namun saat ditangkap tersangka melawan anggota dan berusaha membacok anggota dengan parang, sehingga petugaspun terpaksa mengambil tindakan tegas dengan cara melepaskan tembakan kearah kaki tersangka dengan dua butir peluru.

Namun bukannya malah menyerahkan diri, meskipun dalam keadaan terluka, tersangka nekat terjun kesungai. Tak mau buruannya lepas, petugaspun mengejar tersangka ke sungai dan menangkap tersangka. Setelah dapat tersangkapun dinaikkan keperahu.

Tak lama berselang, perahu tersebut digoyang oleh tersangka sehingga anggota dan tersangkapun tenggelam, tersangkapun kembali melarikan diri dengan nekat berenang menuju dusun Muaraenim. Masyarakat yang sempat menyaksikan penangkapan tersangka dari dusun Muaraenim tampak geram. Begitu tersangka sampai di seberang, penghakiman dari massa tak dapat di elakan, tersangkapun babak belur di hajar massa.

Dari catatan kepolisian, tersangka terlibat dalam beberapa kasus lain diantaranya, kasus penggelapan, motor yang dilakukan pelaku secara berulang, kepemilikan senjata api. Sementara itu, Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto melalui Kasat Reskrim AKP Eryadi Yuswanto membenarkan adanya penangkapan tersangka kasus penganiayaan dengan pemberatan tersebut.

“Tersangka mencoba melawan petugas dan mencoba membacok petugas dengan mennggunakan parang, jadi terpaksa petugas mengambil tindakan tegas dengan melepaskan tembakan kearah kaki tersangka, dan tersangka juga sempat di amuk massa sehingga babak belur,” terangnya.

Namun, saat ini lanjutnya tersangka berhasil di amankan dan saat ini tengah di obati di RS Rabain Muaraenim.

“Tersangka akan di kenakan dengan pasal yang berlapis untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, karena dari catatan kepolisian tersangka juga terlibat dalam beberapa kasus penggelapan,” tutupnya.

 

TEKS      : SISWANTO
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *