BKB Bebas PKL…?

 

PALEMBANG-Untuk terus menciptakan keindahan dan kenyamanan di Kota yang terbelah Sungai Musi ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Palembang lakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL), di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB).

Kepala Satpol PP Palembang, Tatang DK Direja mengatakan, penertiban itu dilakukan semata-mata hanya untuk keindahan kota. Apalagi, BKB merupakan salah satu objek wisata Palembang.

“Larangan sudah kami lakukan sejak jauh hari. Awalnya memang diperbolehkan berjualan di pelataran BKB. Tapi, setelah dilakukan kajian mendalam, kami sepakati PKL di pindahkan ke samping eks kantor Satpol PP atau samping kantor Pemkot Palembang,” katanya, saat dihubungi, Minggu (7/12).
Menurut Tatang, even-even bertarap Nasional hingga Internasional diadakan di Palembang ini. Jika PKL tetap dibiarkan gelar dagangannya di BKB. Maka kesan kumuh akan disematkan bagi kota peraih Adipura Kencana ini.
“Sebentar lagi ada even internasional yakni Asian University Games. Kita harus menjaganya, karena sisi lain even itu adalah kedatangan wisatawan lokal maupun asing,” ujarnya.
Tatang mengaku, penertiban terhadap PKL rutin di lakukan, bukan hanya ditempat objek wisata BKB. Tapi juga dilakukan di pasar karena sering sebabkan kemacetan. Misalnya PKL yang berada di Pasar Tradisional 16 Ilir Palembang.
“Begitu juga di jalan-jalan protokol, kita harapkan jalan di Palembang ini bebas dari PKL, kalau PKL masih banyak berdagang di Jalan-jalan protokol otomatis keindahan akan berkurang,”katanya.

Tatang menyebutkan, pihaknya sudah sering memberikan himbauan kepada para PKL tersebut. Namun, mereka masih tetap membadel dengan tetap berjualan, jadi terpaksa ditertibkan.

“Pemberitahuan sudah sering, baik secara langsung maupun melalui media masa,” ujarnya.

 

Tatang berharap, PKL dapat mematuhi aturan yang berlaku, jangan menyalahi aturan dan mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Kalau mau berdagang silahkan, kami sudah tentukan. Misalnya di samping eks kantor Satpol PP, di seputaran Jakabaring dengan jadwal sore hari dan lainnya,” katanya.

 

TEKS:ALAM TRIE MARSATA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *