Sudah Dua Bulan Konblok BKB Amblas tak Kunjung diperbaiki

Sudah dua bulan lebih konblok di pelataran BKB yang amblas belum juga di perbaiki. Foto ; Iqbal KS

Sudah dua bulan lebih konblok di pelataran BKB yang amblas belum juga di perbaiki. Foto ; Iqbal KS

PALEMBANG – Sarana pendukung jembatan Ampera sebagai ikon Kota Palembang di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) tampaknya belum menjadi perhatian. Buktinya, sudah dua bulan lebih konblok di pelataran BKB yang amblas belum juga di perbaiki. Parahnya lagi tidak ada tanda peringatan atau pembatas konblok yang amblas tersebut.

Motoris ketek di BKB, Rojali (55) mengaku, kerusakan konblok itu sudah berbentuk lubang sedalam setengah meter. Namun, hingga sekarang belum diperbaiki. Padahal banyak wisatawan yang datang ke BKB untuk menikmati Jembatan Ampera maupun Sungai Musi.

“Konblok itu sudah rusak dua bulan, sejuah ini belum ada perbaikan,” katanya, saat dibincangi, Jum’at (5/12).

Rojali menyebut, konblok yang rusak itu bukan hanya terjadi di pelataran BKB. Tapi, ada lagi di beberapa titik lainnya. Namun kerusakan yang paling parah tepat berada di tengah pelataran dekat kearah mulut sungai.

“Kalau menurut kami disini, mungkin kropos dibawahnya, karena kena deburan air sungai dan hujan,” kata pria yang beralamat di Kelurahan 5 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) 1 ini.

Rojali mengaku, sangat disayangkan lambannya perbaikan terhadap konblok yang rusak tersebut. Karena, BKB merupakan objek wisata atau tempat berkumpulnya wisatawan.

“Belum lama ini ada wisatawan dari Lahat yang menanyakan mengapa konblok di pelataran BKB tersebut amblas dan rusak ? Karena, bagi mereka bahaya, walaupun selama ini belum ada kejadian kecelakaan di konblok yang amblas tersebut,” akunya.

Sementara itu, Wisatawan dari Padang, Rika (36) mengaku, sangat senang memandang dan mengabadikan atau foto-foto di pelataran BKB tersebut. Sebab, dari BKB ia bisa mengambil foto hingga tampak jelas Jembatan Ampera yang menjadi ikon Kota Palembang.

“Kami kalau ke Palembang, selalu mampir di BKB walau sebentar,” ujarnya.

Ditanya terkait konblok pelataran BKB yang rusak ? Wanita yang berlibur ke Kota Pempek bersama keluarganya ini sangat menyayangkan hal itu. Karena, dapat menganggu kenyamanan wisatawan yang datang.

“Amblas seperti ini, tapi tidak diberi tanda peringatan atau pembatas tali. Kan bahaya kalau masuk kedalam konblok yang amblas itu. Terutama anak-anak,” keluhnya.

Sebagai wisatawan, Rika berharap, kerusakan seperti itu segera diatasi. Sehingga tidak berbaya bagi wisatawan.

“Mudah-mudahan kedepan lebih baik dan bisa tertata lebih nyaman dan indah,” tukasnya.

 

TEKS   : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *