Harnojoyo Genggam SK Plt Wali Kota, Romi Herton Berhenti Sementara

Serah Terima Jabatan Antara Walikota Lama Dan Walikota Baru Palembang, Beberapa wakulalu | Dok KS

Serah Terima Jabatan Antara Walikota Lama Dan Walikota Baru Palembang, Beberapa wakulalu | Dok KS

PALEMBANG – Kepastian Surat Keputusan (SK) Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Palembang terjawab sudah. Pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan SK Plt Walikota Palembang telah di tandatangani.

Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Palembang, Ratu Dewa mengatakan, pihaknya telah memegang foto copy an SK Plt Wali Kota Palembang dari Mendagri. Dalam SK tersebut dijelaskan bahwa Mendagri telah memberhentikan sementara Wali Kota Palembang, Romi Herton dan menunjuk langsung Wakilnya, Harnojoyo sebagai Plt Wali Kota.

“Kalau dalam SK-nya mulai diberlakukan pada tanggal 5 Desember,” ungkapnya, saat dihubungi, Jumat (5/12).

Dewa mengaku, kepastian telah di tandatanganinya SK Plt Wali Kota tersebut didapat, setelah pihaknya bersama Asisten I Setda Palembang, biro otonomi daerah provinsi Sumsel, dan kasubag perangkat daerah dan hubungan kerjasama antar lembaga.

“Tadi diserahkannya pukul 16.00 WIB. Ada Asisten I Pemkot, Biro Otonomi Daerah Provinsi Sumsel,” akunya.

Jelas Dewa, pihaknya hanya menunggu kelanjutan dari SK tersebut yang telah diserahkan kepada pemerintah provinsi.

“Dari provinsi tentu ada tindak lanjutnya karena SK tersebut segera diserahkan kepada Gubernur Sumsel untuk diserahkan kepada Harnojoyo,” jelasnya.

Ujar Dewa, dikeluarkannya SK Plt Wali Kota tentu sudah Standard Operating Procedure (SOP) yaitu, SK Plt tersebut dari Gubernur Sumsel, kemudian dikirim kepada Kemendagri untuk ditandatangani Mendagri. Kemudian setelah ditandatangani akan
dikirim kembali kepada Kabiro Otda Provinsi Sumsel untuk diberikan penomoran hingga keterangan dari Gubernur Sumsel.

“Usai diberi penomoran dan keterangan dari Gubernur. SK Wali Kota tersebut kemudian diserahkan kepada Pemkot Palembang melalui Sekda dan Asisten I untuk ditindaklanjuti,” tambahnya.

Sementara itu, Pengamat Hukum dari Universitas Sriwijaya (Unsri), Amzulian Rifai mengatakan dengan menjabatnya Harnojoyo sebagai Plt Wali Kota tentu kewenangannya terbatas. Seperti tidak bisa melakukan mutasi dan promosi jabatan bawahannya.

“Kecuali kalau sudah benar-benar definitif,” cetusnya.

Namun ujar Amzulian, dari kajian hukum sebenarnya Harnojoyo yang secara yuridis bisa langsung Plt Wali Kota Palembang dan pada saatnya nanti menjadi Wali Kota Palembang setelah ada kekuatan hukum tetap terkait kasus Romi Herton.

“Tapi yang menjadi catatan, Harnojoyo pasti akan mendapat hambatan-hambatan. Karena, Wali Kota itu jabatan politik maka sangat mungkin ada gerakan-gerakan politik. Dan kemungkinan besar ada pihak-pihak yang memiliki skenario tersendiri agar Harnojoyo tidak mulus menggantikan Romi Herton,” disampaikannya.

 

TEKS      : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *