Taufik Hidayat Simpan Ganja 500 Gram

LUBUKLINGGAU – Taufik Hidayat (26) warga Gang Kandis Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara I dibekuk aparat penegak hukum Polsek Lubuklinggau Utara I,sekitar pukul 23.30 WIB, Kamis (3/12).
Polisi mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor yang digelapkan tersangka Suzuki Tornado nopol BG 6970 H, , narkoba jenis ganja seberat 500 gram, amunisi (peluruh) tajam dan aktif untuk senjata laras panjang sebanyak 10 butir, dan alat timbangan.

Penangkangkapan tersangka,berawal dari laporan Edi Usman warga Perumahan Graha Bumi Silampari Kelurahan Taba Lestari Lubuklinggau Timur I mengenai penggelapan motor oleh Toyo dan Taufik warga Gang Kandis pada 3 Desember 2014.

Kronologis kejadian penggelapan, korban Edi main kerumah Toyo di Gang Kandis Kelurahan Uluk Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara I kemudian sepeda motor korban dipinjam tersangka,dan tak dikembalikan lagi.

“Awalnya kasus penggelapan motor korbanya Edi Kisman anggota Polres Mura dipinjam oleh Toyo kemudian oleh si Taufik adiknya Toyo motor itu di gadai,” kata Kapolres Lubuklinggau,AKBP Dover melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP M Ali Rahman kepada wartawan, Kamis (4/12).

Diungkapkanya, tersangka,Taufik (26) digerbak dirumahnya di Gang Kandis Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara I pada Kamis (4/12) sekitar pukul 23.30 WIB.Tersangka sempat mau lari-lari. Petugas dikediaman tersangka secara tak sengaja menemukan barang haram jenis ganja seberat 500 gram, peluru Kaliber 64 SS tajam dan aktif sepuluh butir, dan alat timbang.

Sebelum menangkap Taufik, petugas pertama membekuk Hendri,warga Kali Serayu yang menerima gadaian sepeda motor dari Taufik Hidayat.

“Awalnya kami hanya mengejar BB Sepeda motor Suzuki Tornado BG 6970 H, kemudian kita kembangkan dan menemukan barang bukti Ganja, peluruh 10 butir,” tambahnya.

Masih tambahnya, pihaknya akan melakukan pengembangan terkait penemuan Ganja dan Peluruh Laras Panjang tersebut. Sementara itu, Taufik Hidayat (26) warga asli Musi Ngulak kepada wartawan, berkilah barang haram tersebut bukan miliknya, melainkan titipan orang. Yang ia sendiri tak tahu isinya.

“Kalau peluru itu punya Hafiz, nitip sudah sekitar empat hari, tetangga saya sendiri.Kalau ganja tersebut diambil dari rekan saya di kenanga 1, hari Selasa sore. Tapi aku dak tau isinyo apo, kato kakak aku yang di Jambi akan ada yang mengambilnya, aku tidak dikasih upah, aku dak tahu isi dalam tas itu apo, kakak angkat aku di Jambi Hen yang ngomong bakal ado yang ngambeknyo,” terang Taufik Hidayat. Tersangka Taufik Hidayat akan dikenakan pasal 372 ,undang-undang darurat , dan pasal 111 UU 23 tahun 2002.

 

TEKS       : SRI PRADES
EDITOR     : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *