Ahmad Yani Masih Kader Golkar

INDERALAYA – Penetapan kasus sebagai tersangka Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Ilir (OI), Ahmad Yani oleh Polres OI, atas dugaan kasus penipuan yang diduga telah dilakukannya, sama sekali murni merupakan masalah pribadi dan tidak ada sangkut paut baik dengan institusi DPRD maupun politik.

Hal tersebut ditegaskan oleh Pelaksana Harian (Plh) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar OI, H Mawardi Yahya, Kamis (5/12), kemarin usai meninjau pembangunan Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) OI Tanjung Senai Inderalaya.

Menurut Mawardi, dirinya tidak tidak bisa ikut campur karena, tidak ada kaitannya dengan politik.

“Lebih ke ranah pribadi dia (Yani, red). Saya tidak bisa ikut campur, kecuali masalah dalam pemerintah daerah seperti tugas dia sebagai DPRD,” ujar Mawardi.

Dirinya memastikan, meski Ahmad Yani yang merupakan politisi Partai Golkar dan saat ini, tengah tersandung perkara hukum, namun masih tetap sebagai kader partai Golkar dan masih menjabat sebagai Ketua DPRD OI.

“Iya, dia (Yani, red) masih sebagai kader Partai Golkar, sebelum ada keputusan tetap. Sedangkan, untuk jabatannya sebagai ketua DPRD OI masih tetap, itukan jabatan yang kolektif. Kan masih ada wakilnya,” ujar Mawardi.

Lanjutnya, seiring dengan perkara hukum yang melanda Ahmad Yani, apabila langsung dinonaktifkan sebagai kader partai Golkar, maka seolah-olah ada kaitannya dengan politik.

“Kalau nanti dinonaktifkan, nanti seakan-akan ada kaitannya dengan politik. Ini masalah pribadi,” pungkasnya.

 

Teks   : Junaedi Abdillah

EDITOR  : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *