Waspada Developer Perumahan Fiktif

  • Warga Berhati-hati Tipu Daya Oknum Developer MBR

PALEMBANG – Hati-hati warga Palembang yang ingin memiliki rumah sebagai tempat tinggal. Harus lebih waspada. Sebab, sekarang ini banyak oknum yang mengatasnamakan pemerintah untuk menawarkan rumah murah, padahal semua itu adalah fiktif.

“Pemerintah kota (Pemkot) Palembang tidak bekerjasama dengan developer yang sembarangan, untuk pengdaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), karena untuk membangun rumah murah langsung dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI,” ungkap, Kabid Perumahan Dinas PU CK Palembang, Albert Medianto, Rabu (3/12).

Albert mengaku, sekitar Maret 2014 lalu, ada developer yang mengaku sudah bekerjasama dengan Dinas PU CK Palembang untuk pembangunan rumah MBR. Tapi, kata Albert hal tersebut tidak benar.

“Jadi masyarakat harus lebih waspada, karena developer fiktif ini didalam iklannya memasang logo Pemkot Palembang atau dinas PU CK,” akunya.

Albert menghimbau, bagi masyarakat Metropolis agar berhati-hati, apabila ingin memiliki rumah, jangan tergiur karena murahnya. Menurutnya, dalam penipuan yang dilakukan oknum developer fiktif beberapa waktu lalu, sudah bisa dijadikan contoh.

“Berdasarkan informasi yang kami terima kerugian masyarakat mencapai Rp 2 miliar. Karena developer fiktif tersebut meminta kepada warga yang ingin memiliki rumah dengan uang muka Rp 2 juta. Nah, belum lama ini, ada warga yang melapor hal serupa. Tapi, belum sempat menyetorkan uang. Kami harap, warga lebih berhati-hati,”imbuhnya.

Tutur Albert, apabila masyarakat ingin memiliki rumah, sebaiknya memastikan dahulu izin pembangunannya, dan apabila mengatasnamakan Pemkot Palembang, bisa ditindaklanjuti ke dinas PU CK.

“Jangan sampai tertipu, oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, pembangunan MBR hanya kami lakukan dikawasan Kecamatan Seberang Ulu (SU I) tepatnya di 3-4 Ulu Palembang,” diterangkannya.

 

TEKS     : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *