Kader Demokrat Sumsel Ingin Pilih Ketum Secara Aklamasi

PALEMBANG – Partai Demokrat sepertinya tak mau iktu-ikutan kisruh dalam internal partai, terutama dalam suksesi Ketua Umum. Hal ini dikatakan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten OKU Selatan Zainuddin yang juga Anggota Fraksi Demokrat DPRD Sumsel periode 2014-2019.

Menurutnya dirinya tidak ingin momen pemilihan ketum partainya bernasib sama seperti partai lain, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang kini menjadi dua versi, antara kubu Romahormuzy alias Romy dan kubu Djan Faridz atau seperti perpecahan Partai Golkar pada Musyawarah Nasional tahun ini. “Kalau saya pribadi menilai sebaiknya pemilihan Ketum Demokrat dilakukan secara aklamasi saja, agar tidak terjadi perpecahan seperti dua partai itu (Golkar dan PPP),” ujarnya.

Hal ini dikatakan Zainudin, belajar dari pengalaman di sejumlah partai, acap kali usai melakukan Musyawarah Nasional (Munas) selalu berpotensi pecah. Dia tidak ingin di tubuh Demokrat mengalamai hal serupa.

Senada dengan itu, Chairul S Matdiah, Wakil Ketua DPD Demokrat Sumsel dan Wakil pimpinan DPRD Sumsel Fraksi Demokrat mengatakan, dirinya juga menginginkan Pemilihan Ketum Partai Demokrat mendatang dipilih secara aklamasi. ” Biar tidak pecah, ya, lebih baik dipilih secara aklamasi sajalah, pemilihan Ketum Demokrat tahun depan, kalau tidak salah pada bulan April,” tandas Chairul.

Pernyataan ini disampaikan mengingat tidak lama lagi Partai besutan Sby ini akan segera melakukan pemilihan Ketua Umum. Untuk menghindari perpecahan sebagaimana di beberapa partai lain usai Munas, sejumlah kader Partai Demokrat mengusulkan agar Ketua Umum-nya dengan cara aklamasi.

 

TEKS  : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR  : IMRON SUPRIYADI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *