Duh, Oknum Polisi Gunakan Mobil Hasil Penggelapan

PALEMBANG – Diduga telah menggunakan mobil hasil tindak kriminal, mobil yang digunakan oleh oknum perwira yang bertugas di Sabhara Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), diamankan petugas Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumsel, Selasa (2/12).

Diamankannya mobil hasil penggelapan ini diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Propam Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Diediek, melalui Kasubdit Propam Polda Sumsel, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rantau.

“Kita telah mengamankan satu unit mobil Merk Kijang Inovva yang bernopol E 1559 AY, saat diamankan mobil tersebut sedang terparkir di halaman Mapolda Sumsel dan mobil hasil kejahatan tersebut digunakan oleh seorang perwira polisi yang bernama Aiptu Apri,” bebernya.

Lanjut Rantau, mobil tersebut telah digelapkan oleh banyak pihak dari pemilik rental yang berlokasi di Jepara, Jawa Tengah dan kini mobil tersebut sudah dikembalikan ke pemilik rental bernama Bayu Selasa (2/12). “Kejadian ini sendiri dilaporkan di kepolisian Jawa Terngah (Jateng) karena lokasi kejadian berlangsung di sana,” ujarnya.

Tambah perwira bermelati dua ini, mobil itu sudah dibeli oleh Apri dari seorang yang tinggal di Provinsi Bandar Lampung bernama Sam, yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Apri. Adapun harganya ditaksir senilai Rp 35 juta.

“Dari pengakuan Sam, mobil itu dibeli dari seorang oknum TNI AD di Lampung. Menurut Sam, mobil itu hasil tarikan leasing. Kita sudah kordinasikan ini dengan pihak TNI AD di sana dan si oknum masih dalam pencarian,” kata Rantau.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, lanjut Rantau, mobil bermasalah itu sudah beberapa kali pindah tangan. Mulanya, mobil disewa oleh seorang karyawan swasta bernama Reza (DPO). Dari GPS terlacak, mobil milik Bayu ini dilarikan Reza ke kawasan Lampung.

Dari Reza, mobil lalu berpindah tangan ke oknum PNS di bagian Kamar Dagang Lampung, yang kemudian diserahkan ke oknum TNI AD dan berakhir di tangan Sam. Mobil ini, masih kata Rantau, akhirnya terlacak di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang.

Bayu, yang diketahui kenal dengan banyak perwira Polri, menghubungi Petugas Jalan Raya (PJR) Palembang untuk menangkap mobil tersebut. Petugas PJR lalu mendatangi bandara dan melihat mobil dikendarai oleh Apri. Karena yang mengendarai mobil anggota Polri, PJR tak kuasa menangkap dan hanya bisa mengekori kemana mobil itu pergi.

“Mobil lalu parkir di halaman Polda Sumsel dan sempat dikendarai oleh perwira Polda Sumsel. Namun, baik perwira tersebut maupun Apri tidak bersalah karena mereka tidak tahu mobil itu mobil yang digelapkan dari seorang pemilik rental,” kata Rantau.

Propam Polda Sumsel sendiri sudah menandatangani Berita Acara Serah Terima untuk mobil ini. Meski tidak menangani peristiwa ini, Polda Sumsel tetap menyimpan bukti berupa kopian STNK dan KTP atas nama Reza, yang sampai saat ini masih dalam proses pencarian.

 

TEKS     : Oscar Ryzal

EDITOR   : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *