Perguruan Tinggi Swasta Sulit Kualifikasi Penjaminan Mutu

Ilustrasi | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Prof Diah Natalisa, Koordinatot Kopertis Wilayah II, mengungkapkan jika diantara sekian banyak Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dibawah naungan Kopertis Wilayah II, ternyata PTS Kesehatan lebih sulit penuhi kualifikasi PTS yang memenuhi standar penjaminan mutu.

“Jumlah program studi (prodi) S2 Kesehatan untuk pendidikan dosen belum sesuai dengan kebutuhan jumlah prodi yang disediakan untuk S1. Sehingga jumlah dosen S2 Kesehatan belum banyak,” ujar Diah Natalia saat dibincangi, Senin (1/12).

Berdasarkan syarat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) untuk perguruan tinggi tingkat S1, harus diajar oleh dosen dengan pendidikan minimal S2. Pihaknya pun berharap agar para dosen juga bisa memanfaatkan beasiswa dari pemerintah ataupun yayasan agar bisa memenuhi kualifikasi tenaga pengajar.

“Sekarang kita menghimbau agar para PTS di wilayah II dapat memenuhi persyaratan. Salah satunya dengan memberikan pelatihan penyusunan SPMI PTS,” terangnya.

Jika sesuai dengan ketentuan SPMI, maka akan berpengaruh pada penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dalam memberikan akreditasi PTS itu sendiri.

 

TEKS    : ARDHY FITRIANSYAH
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *