“Mari Kita awasi Tarif angkutan Umum”

PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui, Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang akan memberikan sangsi tegas bagi sopir maupun pemilik angkutan umum seperti bus kota dan angkutan kota (Angkot) yang menarik ongkos penumpang melebihi ketentuan Peraturan Wali Kota (Perwali).

Kepala Dishub Palembang, Masripin Toyib mengatakan, Perwali sudah keluar dan sudah mulai diberlakukan hari ini (kemarin) dengan kenaikan angkutan umum sebesar 25 persen sebagai dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Selasa (18/11) lalu.

“Kenaikan sudah di sahkan. Dan hari ini (kemarin) Perwali nya sudah mulai berlaku,” katanya, Senin (1/12).

Menurut Masripin, hasil kenaikan 25 persen tersebut sudah berdasarkan kesepakatan bersama, yakni himpunan sopir angkot, bus, perwakilan mahasiswa, organisasi pengusaha angkutan darat (Organda) dan lainnya.

“Tidak ada alasan lagi tarik ongkos melebihi aturan. Semua sudah disepakati yakni naik 25 persen atau menjadi Rp 3.500 setiap angkutan. Awalnya Rp 2.700 per angkutan,” ujarnya.

Ditanya soal sangsi, bagi sopir yang melanggar aturan ? Masripin menjawab, pihaknya akan memberikan sangsi tegas, mulai dari teguran hingga mencabut izin operasional angkutan itu.

“Izin KIR nya bisa tidak dikeluarkan dan lainnya. Karena, apabila mereka (sopir) tarik ongkos lebihi aturan, tentu masyarakat yang akan dirugikan,” ujarnya.

Masripin menambahkan, semua pihak diharapkan dapat mengawasi pemberlakuan kenaikan tarif angkutan itu. Apabila, masyarakat pengguna angkutan umum mendapati sopir tarik ongkos lebihi ketentuan, segera lapor ke dishub Palembang.

“Mari kita awasi. Sehingga tidak ada yang dirugikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, besaran kenaikan itu, tentu sudah melalui kajian mendalam terkait kenaikan tarif angkutan, artinya tidak sembarangan.

“Semua pihak terlibat. Kenaikannya 25 persen. Bagi yang melanggar Perwali pasti ada sangsi. Bagi masyarakat, jangan sungkan melapor apabila tarif mahal,” tukasnya.

 

TEKS        : ALAM TRIE MARSATA
EDITOR      : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *