Lahan Eks Tambang PTBA Jadi Taman Hutan Rakyat

MUARAENIM – PT Bukit Asm Persero Tbk Tanjung Enim direncanakan akan mereklamasi lahan pasca tambang di area Tambang Air Laya (TAL) seluas 3,629 hektar dengan menggandeng stake holder terkait, meliputi warga Kecamatan Lawang Kidul, Karang Raja dan Tanjung Raja Kecamatan Muaraenim serta Kecamatan Merapi Timur dan Merapi Barat kabupaten Lahat.

“Nantinya, lahan eks tambang ini akan menjadi Taman Hutan Rakyat (Tahura) yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Wakil Bupati Muaraenim H Nurul Aman SH saat rapat konsultasi antara PTBA dengan stake holder, diruang Rapat Bappeda Muaraenim, kemarin (1/12).

Kegiatan ini, kata Wabup, sebagai rencana pasca tambang di Tambang Air Laya untuk memulihkan kondisi sosial atau keadaan seperti sedia kala karena Dokumen pasca tambang merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan izin operasional tambang.

Terkait kegiatan ini, lanjutnya, PTBA meminta masukan dari stake holders yang ada setelah tambang ditutup. Ini sangat diperlukan untuk dijadikan dokumen kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Muaraenim.

“Mari kita berikan saran untuk kemajuan tambang yang ada di Muaraenim, khususnya TAL. Semoga dapat membawa manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat,” harap Nurul.

Sementara itu, Direktur Operasi PTBA Persero Tbk Tanjung Enim, Heri Supriyanto akan menyampaikan rencana pasca tambang untuk TAL sesuai dengan Perda yang telah diatur.

“Selanjutnya, kita juga sudah membawa konsultan tata hutan kota Tahura dari Universitas Bengkulu yang akan menjelaskan tata hutan kota atau tahura sesuai dengan keahliannya,” terang Heri
TEKS     : SISWANTO
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *