85 Warga OKI Terinfeksi HIV dan AIDS

Ilst.

Ilst.

  • 46 Terkena HIV, 39 Penderita AIDS
  • Kelompok Penderita Usia 25- 49 tahun

KAYUAGUNG – Data terakhir Dinas Kesehatan OKI akhir November 2014 menyebutkan ada sebanyak 85 warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terinpeksi virus HIV dan AIDS. Kepala Dinas Kesehatan OKI, HM Lubis SKM MKes, melalui Kasi  Pemberantasan Penyaikit, Dian Ekasari Damayanti, Senin (1/12) mengatakan, dari total 85 wargat tersebut rinciannya 46 HIV dan 39 penderita AIDS.

Kata Dian, saat ini trennya mengalami perubahan. Di mana dulu penyebaran HIV dan AIDS datang dari alat suntik. Sekarang penyebarannya melalui PSK yang melakukan hubungan intim dengan lelaki hidung belang.

“Nah akibatnya si bapak yang nakal menularkan penyakitnya ke istrinya. Setidaknya dari data kita ada 21 ibu rumah tangga yang terkena HIV,” ujar Dian.

Untuk kelompok penderita sendiri kebanyakan diusia 25 hingga 49 tahun. Tahun ini setidaknya kata Dian, ada 3 orang meninggal akibat AIDS.

Lanjut dia, untuk kasus HIV sendiri umumnya paling mendominasi pada perempuan sebanyak 16 orang. Sementara Aids didominasi laki-laki sebanyak 23 orang.

Amrina Rosyada, Ketua LSM Sahabat Pelangi Kabupaten OKI, saat ditemui disela-sela peringatan Hari Aids Sedunia kemarin yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan OKI, membagikan stiker tentang bahaya Aids serta pencegahannya diperempatan jalan dekat Mapolres OKI. Para pengendara diberikan stiker tentang bahaya AIDS.

Rina mengatakan, keberadaan LSM Sahabat Pelangi, selama lima tahun di wilayah Kabupaten OKI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan OKI, sudah banyak melakukan pendampingan kepada sejumlah para penderita Aids dan HIV, pemberian obat kepada penderita, melakukan sosialisasi bahaya Aids dan HIV kepada masyarakat umum, pelajar dan warga binaan lapas.

“Kita juga mendapingi bila mereka ingin berobat ke rumah sakit melalui CSC. Dan itu biayanya gratis,” ujarnya.

Ditambahkannya, di peringatan Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap tanggal  1 Desember bertujuan untuk mengingatkan bahwa hari AIDS itu memang ada.

“Nah, kita dalam hal ini ikut ambil bagian,” tandasnya.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *