Cetak e-KTP Per 1 Desember, Batal

Ilustrasi E-KTP | Ist

Ilustrasi E-KTP | Ist

PALEMBANG – Rencana pelimpahan pencetakan e-KTP kepada daerah yang di jadwalkan mulai 1 Desember 2014, batal dilaksanakan. Hal itu tertuang dalam surat edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 417.12/6626/SJ.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Palembang, Ali Subri mengatakan, pihaknya menerima fax mail dari Mendagri, Jum’at (21/11) lalu terkait pembatalan pencetakan di daerah .

“Awalnya, pencetakan di daerah akan mulai dilaksanakan per 1 Desember. Namun, tiba-tiba Mendagri mengeluarkan SE tersebut kepada seluruh daerah yang ada di Indonesia,” katanya, saat dibincangi di ruang kerjanya, Selasa (21/11).

Ali menyebutkan, dalam SE Mendagri tersebut berisikan lima poin, diantaranya masih adanya permasalahan terkait pecetakan e-KTP, sehingga rencana pencetakan 1 Desember belum bisa dilaksanakan.

“Kami masih menunggu tindak lanjut dari pusat, tidak bisa langsung melaksanakan,”sebutnya.

Ditanya kapan kepastian pelimpahan pencetakan e-KTP ke daerah. Ali menjawab, pihaknya tidak mau berandai-andai. Karena itu menjadi weweang pusat.

“Kalau salah bicara jadi kacau. Dulu, ada sebuah koran menyebutkan pencetakan e-KTP dilaksanakan bulan November, pas besoknya masyarakat banyak yang datang kesini. Jadi, hingga saat ini, saya tidak bisa pastikan,” ungkapnya.

Ditanya terkait pengosongan kolom agama dalam e-KTP, Ali menyebutkan, hal itu juga menjadi pembahasan pusat. Karena, dalam SE edaran tersebut berisi juga soal kolom agama.

“Mungkin hal itu juga yang menjadi pertimbangan, mengapa pencetakan belum dilimpahkan ke daerah,” ulasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Gandus yang belum mendapatkan e-KTP, Murdaya (22) mengatakan, walaupun sudah melakukan perekaman e-KTP sejak setahun lalu. Tapi hingga sekarang belum dapat e-KTP.

“Saya sudah lama merekam. Tapi belum dapat, ketika saya tanya ke Dukcapil, mereka jawab pencetakan dilakukan di pusat. Jadi agak terlambat, karena banyak antrian. Sebab yang melakukan pencetakan dari seluruh daerah di Indonesia,” katanya.

Murdaya berharap, pencetakan e-KTP segera dilakukan di daerah. Sehingga, masyarakat tidak perlu menunggu lama proses pembuatan e-KTP.

“Untuk keperluan aktivitas yang membutuhkan tanda pengenal, saya suda ada KTP Sementara. Tapi, saya berharap pencetakan segera dilaksanakan, karena untuk membawa KTP sementara itu ribet, karena ukurannya besar,” dijelaskannya.

 

TEKS       : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL

 




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com