2015, Sumsel Kebagian ADD Semua Desa

PALEMBANG – Mulai 2015 seluruh desa yang ada di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan menerima bantuan Alokasi Dana Distribusi (ADD) dari Pemerintah Pusat. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Provinsi Sumsel, Agus Yudiantoro saat diwawancarai di ruang kerjanya, kemarin.

Agus mengatakan, pemerintah pusat pada tahun depan akan memberikan bantuan ADD kepada pemerintah desa.

“Bantuan ADD untuk desa ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan,” katanya.

Untuk di Provinsi Sumsel sebanyak 2861 desa akan menerima bantuan tersebut. Dari 2861 desa ini terdiri dari 12 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumsel seperti kabupaten Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, Muara Enim, Empat Lawang, Lahat, Banyuasin, Musi Banyuasin, Musi Rawas (Mura) dan Prabumulih.

Agus mengungkapkan, karena bantuan ini untuk desa, maka Kota Palembang, Pagaralam dan Lubuk Linggau tidak menerima bantuan karena sudah kelurahan.

“Kota Prabumulih bisa menerima ini karena masih ada desa. Sedangkan untuk dua kabupaten baru belum menerima bantuan ini,” ungkapnya.

Untuk bantuan ADD ini Pemerintah Pusat akan mengucurkan dana sebesar Rp279 Miliar dan akan dibagikan ke 2861 desa. Artinya setiap desa akan menerima bantuan lebih kurang Rp96 juta.

“Dana ini akan dikucurkam secara 3 tahap. Untuk Tahap pertama dan kedua dikucurkan 40 persen dan tahap ketiga 20 persen,” jelasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) kepela bagian (Kabag) Pemerintahan desa dan kelurahan BPMPD Sumsel, Febriyan menambahkan, bantuan ADD dari pemerintah pusat ini untuk menunjang pembangunan desa.

“Selain itu bantuan ini untuk penguatan pengelolaan keuangan desa termasuk pengelolaan barang dan jasa sesuai dengan PP nomor 60 tahun 2014 tentang dana desa yang bersumber dari APBN,” katanya.

Lanjutnya, bantuan ADD tersebut langsung diberikan oleh Kementerian Keuangan ke kas daerah Kabupaten dan diteruskan ke rekening desa.

“Untuk di kas daerah bantuan ini hanya boleh disimpan selama 3 hari, setelah itu langsung ditransfer ke rekening desa,” pungkasnya.

 

TEKS       : IMAM MAHFUZ

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *