PPP Sumsel Ikut Terpecah, Ibnu Hajar dan Agus Sutikno Dicopot

Agsu Sutikno, Anggota DPRD Sumsel dari Fraksi PPP. | Antaranews.com

Agsu Sutikno, Anggota DPRD Sumsel dari Fraksi PPP. | Antaranews.com

PALEMBANG – Perpecahan di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), kini merembet ke Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP Sumsel. Partai berlambang Ka,bah ini di Sumsel juga ikut terpecah.

DPW Sumsel dibawah pimpinan Ibnu Hajar Dewantara, sejak Kamis (30/11), dirombak oleh DPP PPP pimpinan Romahurmuzy. Romahurmuzy juga memecat Ibnu Hajar Dewantara dan Agus Sutikno sebagai ketua dan sekretaris, karena keduanya menghadiri Muktamar PPP yang digelar di Hotel Sahid, Jakarta, 30 Oktober-2 November lalu.

DPP PPP versi Romahurmuzy ini, menunjuk Salahuddin menggantikan Ibnu Hajar Dewantara. Sedangkan Sekretaris DPW PPP Sumsel dari Agus Sutikno, digantikan oleh Syafrudin Hanan.

Ibnu Hajar yang dihubungi, kemarin mengaku sudah mengetahui itu. Ia menyebut, SK Nomor 004/SK/DPP/W/X/2014, tanggal 30 Oktober 2014 yang dikeluarkan DPP PPP versi Romahurmuzy itu, tidak sah.

“Silahkan saja, kalau dia (Salahudin) menerima SK tersebut. Tetapi harus dipahami, jika itu SK dari sana (Romahurmuziy) bukan dari kepengurusan yang kita akui dan sah dengan Ketua DPP PPP terpilih yakni Djan Faridz,” kata Ibnu Hajar.

Dilanjutkan Ibnu, untuk sementara ini PPP Sumsel tidak mengakui perubahan tersebut, karena memang tidak ada keputusan yang mengubahnya. Sehingga tegas dia, DPW PPP Sumsel masih tetap dipimpinnya. “Sedangkan SK pengangkatan yang diterima Salahudin, kita tidak mengakuinya,” tegasnya.

Terpisah, Sekretaris DPW PPP Sumsel, Agus Sutikno mengaku belum sama sekali tahu secara detil SK pemecatan dirinya sebagai Sekretaris DPW PPP Sumsel tersebut. Akan tetapi sebutnya, apapun yang menjadi hasil putusan DPP, ia akan mematuhinya. “Saya belum tahu persis persoalan itu. Keputusan secepat itu. Saya tidak mau banyak komentar soal itu, tetap melaksanakan saja jika itu benar keberadaannya. Ya, kalau dipecat saya terima saja,” tukasnya.

 

TEKS          : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *