Pedagang Bingung BBM Naik…

Nyonya Rokiah sedang menyiapkan gorengan untuk disajikan ke pelanggan. | Yuni Daniati

Nyonya Rokiah sedang menyiapkan gorengan untuk disajikan ke pelanggan. | Yuni Daniati

PALEMBANG – Adanya pemberitaan akan naiknya Bahan Bakar Minyak (BBM), membuat sebagian pedagang kecil bingung, kususnya pedagang makanan kecil.

“Kita lihat saja nanti kalau memang naik biasnya sembako juga ikut naik, kalau sudah gitu kita yang bingung mau dinaikin atau tidak harga makanan nya,” kata Rokiah, Kamis (6/11).

Rokiah berkata, dirinya tidak pernah mempermasalahkan adanya menaikan BBM ini, sebab bagi dirinya kabar ini sudah jadi biasa dalam sehari-hari.

“Mau naik atau nggak saya tetap biasa saja menanggapinya. Karena dari tahun ke tahun juga seperti ini,” ucap Rokiah memiliki warung gorengan di Angkatan 66 Lorong Jambu, Palembang.

Kenaikan BBM juga pasti mempengaruhi harga sembako dipasaran maupun di warung warung, tetapi Rokiah juga tetap biasa saja.

“Kalau sembako ikutan naik ya gimana caranya juga supaya kita yang jualan tidak rugi, hanya saja bingung mau kasih harga berapa,” Rokiah sambil tersenyum.

Ungkap Rokiah, bahwa serba salah menjadi pedagang kecil, jika ingin menaikan harga jualan pasti semua ada imbasnya, berdampaklah kepada pelanggan yang biasa ramai setelah naik jualannya jadi sepi, tapi bisa juga tetap seperti biasa.

“Kalau sekarang ini saya naikan jadi Rp 1000, pasti ada saja pelanggan yang mengeluh, tapi bisa tergantung juga pada masing- masing pembeli. Kalau tau sembako naik pasti dia tidak akan protes,” tambahnya lagi.

Tentang pendapatan? Rokiah menjawab, hal itu dia tidak ambil pusing. Kondisinya juga akan tetap sama.

“Ya, masak bodohlah. Toh, masih tetep gini-gini aja. Apalagi kita sebagai orang kecil susah kalo mau ngasih pendapat, pemerintah juga tidak akan gubris dan terpengaruh dengan keluahan kita,” jawab Rokiah.

 

TEKS     :  YUNI DANIATI

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *