“Usai Asap Terbitlah Gelap”

Ilustrasi | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Kabut asap belumlah sepenuhnya menghilang, tetapi tidak sepekat sebelumnya. Kini setelah kabut asap mulai menghilang, masyarakat di Sumsel harus merasakan gelap akibat padamnya aliran listrik.

Kemarin (30/10), hampir semua kawasan di Kota Palembang mengalami pemadaman. Pemadaman itu dilakukan PT PLN, antara pukul 04.30 WIB dini hari sampai pukul 09.30 WIB. Setelah itu sekitar pukul 16.00 WIB, listrik kembali sempat padam.

Tak hanya di Kota Palembang, padamnya listrik ini juga terjadi disebagian kabupaten/kota di Sumsel. Di Kabupaten Ogan Ilir, listrik padam sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 14.00 WIB, kembali padam sampai pukul 17.00 WIB. Pukul 19.00 WIB, listrik kembali padam.

Padamnya aliran listrik ini diperparah, dengan ikut tidak mengalirnya aliran air bersih dari PDAM Tirta Musi ke rumah-rumah warga. Kondisi ini, mengundang banyak keluhan dari masyarakat. Media sosial seperti facebook dan twitter. “Betapa bangganya kami…listrik mati hampir setiap hari dan hari ini gelap dan tak berair..‪#‎indahnya hidup ini,” tulis akun di akun Facebook miliknya.

Kicauan senada juga disampaikan Nova Yunita Oesman miliknya. Tenaga pengajar di SMP Islam Al Azhar 33 Palembang ini menulis “Padamnya listrik menghentikan aktifitas pengisian raport UTS”. Sedangkan Arie dalam akun facebook nya menulis “DPR tandingan be ado, mosok PLN tandingan katek… Wajar be sekendak ati, katek saingannyo”. “Balek ke zaman batu,listrik pidem,banyu kering,lantak kau”salam gatsby,” sahut Mzaza Putra Ramadhan dalam akun facebook nya.

Di twitter kicauan mengenai padamnya listrik dan tidak mengalirnya air bersih, sahut menyahut. “Palembang menjadi kota mati PLN, PDAM, semua Transaksi mati parahh !!!!!!!!!, kicau Erika dalam akun twitter nya [email protected]

Kicauan itu disahut oleh Hally dalam akun twitternya [email protected] Ia menulis, Palembang menjadi kota mati PLN,PDAM,semua Transaksi mati parahh !!!!!. Bak gayung bersambut, twit tersebut kembali dibalas oleh Hidayat Martado dalam [email protected]_Sohar : dulu warga Palembang diselimuti kabut asap dan sekarang berubah julukan mati lampu sepanjangan -_- #good_job #PLN #fuck. Zulaikha [email protected]_rz pun menulis, PLN baik banget dri tadi subuh listrik 1kota palembang dan sekitarnya dimatiin. Horeeeeeiiii 3 hari beturut-turut mati lampu terus di palembang \o/ Terimakasih loh .

Tak hanya didunia maya, padamnya aliran listrik dan air bersih ini juga menjadi pembicaraan banyak warga. Tini (22), warga Jalan Macan Lindungan, Kompleks Griya Cipta Sejahtera, Bukit Baru, Palembang ini misalnya. Ia mengeluhkan padamnya listrik dan tidak mengalirnya air bersih.

“Listrik mati sejak pukul 05.00 WIB dinihari, sampai pukul 17.30 WIB. Anak ku yang kecil, dari tadi nangis terus, dia tidak bisa tidur. Bayar listrik mahal-mahal, tetapi pelayanan seperti ini,” keluh Tini.

Sementara Rahmad, warga Jalan Mayor Salim Batubara, Sekip mengeluh usaha playstasion nya hari hari ini terpaksa tidak dibuka karena listrik yang padam. “Kalau listrik padam terus seperti ini, bagaimana mau masuk rezeki. Kalau bayaran nunggak saja diputuskan, bisa merusak alat elektronik juga,” kritik Rahmad.

 

TEKS           : ARDHY FITRIANSYAH/IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *