Satu CPNS di Muara Enim Gagal Dilantik

Ilustrasi PNS | Dok KS

Ilustrasi PNS | Dok KS

MUARAENIM – Sebanyak 56 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur tenaga honorer Katagori 1 (K1) dan tujuh CPNS dari lajur umum, Jumat (31/10), dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim.

Namun ada satu CPNS dari K1, yang gagal dilantik karena tersangkut kasus pidana umum. “Dengan telah mengikuti sumpah ini, 63 CPNS tersebut sudah menjadi PNS 100 persen. Sementara satu CPNS yang gagal jadi PNS, karena tersangkut pidana umum dan sudah diberhentikan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muaraenim, Siti Herawati, kemarin.

Herawati menerangkan, sumpah yang diucapkan oleh setiap PNS tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 tahun 1975. Dalam aturan itu, diterangkan setiap PNS wajib untuk diambil sumpahnya saat dilantik.

Jika tidak, maka ia belum 100 persen menjadi PNS dan menjadi pemeriksaan inspektorat. Selain itu, sumpah PNS ini menjadi syarat saat pensiun nanti. “Jadi surat sumpah PNS ini harus disimpan, sebab saat pensiun nnati dibutuhkan,” pesan Herawati.

Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat sambung Herawati, PNS harus bekerja secara ikhlas, jujur dan profesional. Sebab, menjadi PNS itu tidak mudah. Karenanya sebut Herawati, CPNS yang sudah diambil sumpahnya wajib mensyukuri hal itu. “Bayangkan, ada satu honor K1 yang urung jadi PNS, padahal sudah CPNS hanya gara-gara tersandung kasus pidana,” kata Herawati mengingatkan

Herawati meminta, para PNS bisa bekerja dengan disiplin, jujur, ikhlas dan melayani masyarakat dengan baik. Jangan sampai menimbulkan keluhan, di sini ada tenaga di rumah sakit yang ikut disumpah.

Ia mencontohkan, seperti pelayanan di rumah sakit, yang sering dikeluhkan pasien dan masuk media hanya gara-gara pelayanan tenaga medis yang tidak ramah. Kedepan harus bagus, kalau pelayanan bagus pastinya masyarakat puas dan terima kasih.

Para PNS juga diminta bekerja secara professional, untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Muaraenim supaya berjalan lancar dan visi misi Pemkab Muaraenim mewujudkan masyarakat yang Sehat Mandiri Agamis dan Sejahtera (SMAS) benar-benar terwujud.

“Selain itu, PNS harus menjunjung kehormatan negara dan daerah. Kami berharap PNS di Muaraenim menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Sehingga keberadaannya, bisa berdayaguna dan berhasil guna. Untuk meningkatkan kualitas SDM tersebut, BKD akan memperbanyak pendidikan dan latihan (Diklat),” tukasnya.

 

TEKS       : SISWANTO

EDITOR      : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *