Pembuatan Kipem Wajib, Laporan Masyarakat Pendatang Minim

PALEMBANG – Kesadaran masyarakat pendatang dari luar daerah yang datang ke Kota Palembang masih kurang, pasalnya laporan untuk pembuatan Kartu Identitas Penduduk Musiman (Kipem) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Palembang, sangat minim.

Padahal menurut Kepala Disdukcapil Kota Palembang, Ali Subri, dalam Undang-undang (UU) Nomor 24 Tahun 2013 tentang Kependudukan, warga pendatang diwajibkan membuat Kipem.

Ali menyebut, masyarakat pendatang yang membuat Kipem bersifat pluktuatif. Maksudnya ada momen-monen tertentu saja, banyak yang melapor. “Misalnya usai lebaran Idul Fitri, cukup banyak yang melapor dan mengurus pembuatan Kipem. Kami berharap, semua masyarakat pendatang dapat segera mengurus Kipem apalagi jika tinggal sampai berbulan-bulan,” kata Ali, kemarin.

Menurut Ali, kewajiban masyarakat pendatang untuk memiliki Kipem, bukan hanya diatur dalam UU melainkan juga diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Palembang Nomor 30 Tahun 2011 tentang Kependudukan.

“Jadi sudah jelas aturannya. Biasanya yang mengurus Kipem itu, adalah buruh harian sebuah pembangunan. Misalnya pembangunan perumahan, pembangunan jalan, jembatan dan lainnya,” ujarnya.

Ali menyebutkan, untuk mahasiswa dari kabupaten/kota di Sumsel yang sadar untuk membuat Kipem juga minim. Padahal, sosialisasi sudah sering dilakukan, baik oleh kecamatan, kelurahan hingga ketua Rukun Tetangga (RT), dimana tempat kontrakan mahasiswa tersebut.

“Kami juga meminta kepada pemilik kos-kosan untuk mensosialisasikannya. Tapi masih jauh dari harapan. Mungkin mereka malas untuk membuatnya, padahal tanpa dipungut biaya sepeser pun,” sebutnya.

Lebih jauh Ali menjelaskan, untuk persyaratan pembuatan Kipem yaitu, surat keterangan dari RT tempat tinggal, foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) asal daerah dan foto copy Kartu Keluarga (KK).

“Untuk prosesnya sendiri, butuh waktu tujuh hari kerja. Kami harap semua masyarakat pendatang, bisa segera mengurus Kipem. Sebab Kipem itu, sifanya wajib dimiliki oleh pendatang,” tukasnya.

 

TEKS        : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR       : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *