Kekeringan di Empat Lawang Segera Ditanggulangi

Ilst. Kemarau

Ilst. Kemarau | Ist

EMPAT LAWANG – Camat Tebing Tinggi, Rahmat Riyandy mengungkapkan kekeringan ratusan hektar sawah di tiga desa di Kecamatan Tebing Tinggi, segera ditanggulangi. Kekeringan itu melanda desa Seguring, Lampar Baru dan Rantau Tenang. “Sudah kita laporkan ke bupati, segera diupayakan solusinya,” kata Riyandi, kemarin (31/10).

Dia menyatakan, permasalahan kekeringan ratusan hektar sawah tidak harus langsung menjustifikasi kesalahan pemasangan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Desa Seguring, namun sebaiknya dicarikan solusi untuk mengatasi persoalan tersebut. Sebab menurutnya, aktifitas PDAM juga menyangkut hajat hidup orang banyak.

Lanjut Riyandi, permasalahan yang paling mendasar sebenarnya adanya musim kemarau yang diluar perkiraan hingga bulan Oktober ini. Nah, hal inilah menyebabkan pasokan air tidak terlalu banyak dari hilir hingga hulu. “Ya salah satunya musim kemarau, nah semenjak hujan ginikan tidak lagi kekeringan,” jelasnya.

Ditambahkan juga, dengan adanya sedikitnya debit air,menyebabkan pasokan air kecil, nah ditambah lagi adanya pembangunan saluran irigasi yang terkadang menyetop air ke warga maupun ke PDAM.

“Itulah air tidak sampai ke petani, dikarenakan dimatikan pintu air,” imbuh Riyandi seraya berharap masyarakat tidak langsung gegabah menyalahkan pihak lain penyebab kekeringan tersebut, sebaiknya saran dia permasalahan ini diserahkan ke pemerintah untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya (CK) dan Pengairan Kabupaten Empat Lawang, Syarkowi Rasyid, membenarkan adanya pembangunan irigasi di Desa Seguring. Dia sendiri sudah mengecek pembangunan itu, setelah adanya laporan warga. “Sudah kita cek, dan sedang berjalan, irigasi itu juga kalau sudah diperbaiki, ya untuk kepentingan masayarakat itu sendiri, agar debit air lebih lancar,” tukasnya.

 

TEKS        : SAUKANI

EDITOR      : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *