UMP Sesuaikan Kebutuhan Buruh

ilustrasi

ilustrasi | Ist

PALEMBANG – Rencana pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk menetapkan Upah Minumum Provinsi (UMP) pada tahun 2015 sebesar Rp 1,9 juta dirasa belum memadai. Hal ini dikarenakan tidak sesuai dengan harga kebutuhan yang saat ini terus melambung tinggi.

Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Abdul Basit mengatakan, kenaikan UMP Rp 1,9 juta dirasa akan memberikan beban bagi buruh, karena saat ini kebutuhan akan terus mengalami kenaikan.

“Dengan gaji seperti itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, apalagi saat ini semua barang-barang terus mengalami kenaikan,” ujarnya, Kamis (30/10).

Dia menambahkan, untuk memberikan kesejateraan bagi buruh, Pemerintah harus memberikan UMP hingga Rp 2 juta, sehingga kesejateraan buruh di Sumsel untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dapat tercukupi.

“Pemerintah harus menambah UMP sebesar Rp 2 juta, hal ini penting melihat pertumbuhan ekonomi di Indonesi terus membaik,” ungkapnya.

Sementar itu menurut Andi, pemilik Percetakan Anugerah yang berada di Kawasan Pasar Cinde mengatakan, dengan kenaikan UMP hingga Rp 1,9 juta dirasa wajar, apalagi saat ini pertumbuhan ekonomi khususnya di Palembang terus mengalami kemajuan.

“Dengan kenaikan UMP itu dirasa wajar dan sesuai dengan upah yang akan diberikan kepada buruh,” ungkapnya.
TEKS      : AMINUDDIN

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *