Realisasi PBB, Sematang Borang dan AAL Paling Minim

Ilst. Pajak

Ilustrasi Pajak | Ist

PALEMBANG – Dari 16 kecamatan di Kota Palembang, ada dua kecamatan yang realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) nya minim. Kedua kecamatan dimaksud yakni Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL) dan Sematang Borang.

Camat Sematang Borang, Herli Kurniawan, mengakui itu. Ia menyebut, minimnya realisasi PBB disebabkan banyak lahan di kawasan tersebut, dimiliki seorang pengusaha asal Palembang.

“Tanah di Sematang Borang, banyak milik salah seorang pengusaha di Palembang, kami cukup sulit menemuinya. Karenanya, realisasi PBB masih minim jika dibandingkan kecamatan lainnya,” kata Heri yang dibincangi usai mengikuti rapat realisasi PBB di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Kamis (30/10).

Menurut Herli, berdasarkan data yang disampaikan ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Palembang, realisasi PBB di Kecamatan Sematang Borang, hingga Oktober 2014 baru 55 persen.

“Walaupun demikian, kami akan berusaha semaksimal mungkin mencapai target yang telah ditentukan oleh Dispenda, karena hal itu berkaitan erat dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispenda Palembang Agus Kelana mengatakan, Dispenda akan menindaklanjuti kesulitan Kecamatan Sematang Borang dalam menagih PBB dari salah satu Wajib Pajak (WP) disana. “Secara administrasi, kami akan segera tegur dengan mengirimkan surat kepada WP tersebut, mudah-mudahan segera selesai,” ujarnya.

Agus menyebutkan, untuk Kecamatan Sematang Borang, realisasinya baru 55,20 persen, dari target Rp 923 juta. Sisanya 44,80 persen, dengan angka tunggakan mencapai Rp 413 juta. Sementara untuk Kecamatan AAL baru terealisasi 58,64 persen dari target Rp 7,16 miliar, sisanya 41,36 persen dengan angka tunggakan sekitar Rp 2,96 miliar.

“Dua kecamatan itu, masih memiliki waktu sekitar dua bulan lagi untuk merealisasikan sisanya hingga akhirnya tercapai 100 persen. Untuk 14 kecamatan lainnya, rata-rata pencapaian hingga Oktober sebesar 70-88 persen,” bebernya.

Agus menambahkan, di kwartal ke III Tahun 2014 ini, realisasi PBB dari 16 kecamatan di Palembang masih menyisakan tunggakan hingga Rp 20,94 miliar, dari target sekitar Rp 76,9 miliar “Kami yakin sisanya segera terealisasi, karena biasanya WP banyak bayar ketika November,” tukasnya.

 

TEKS         : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR       : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *