Waspada, Ada Razia Dishub Gadungan

Salah satu kendaraan pengangkut sawit yang tidak menggunakan pengaman saat dihentikan oleh petugas Dishubkominfo di Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi

Ilustrasi Razia Oleh Dishub | Dok KS

EMPAT LAWANG – Sopir angkutan umum dan barang yang melintas di Kabupaten Empat Lawang, patut waspada. Pasalnya, belakangan marak razia kendaraan digelar oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) gadungan.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, razia yang dilakukan oleh anggota Dishub gadungan ini kerap dilakukan di beberapa kawasan di Jalan Lintas Sumatera Tengah (Jalinsumteng) dan jalan provinsi yang ada di Kabupaten Empat Lawang.

Saat melakukan razia, oknum Dishub gadungan itu berjumlah belasan orang. Mereka mengenakan pakaian dinas, jaket dan pangkat lengkap. Mereka diduga, melakukan pungutan liar (pungli) bahkan tak segan memeras sejumlah sopir.

Razia tersebut, dilakukan ditengah malam tampa ada surat izin resmi dan tanpa melibatkan anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort (Polres) Empat Lawang seperti yang dilakukan dalam razia oleh Dishub Empat Lawang selama ini.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Empat Lawang, H Choiri Badri yang dibincangi Kabar Sumatera, Rabu (29/10) mengaku sudah banyak menerima laporan terkait maraknya razia yang dilakukan oknum petugas Dishub gadungan tersebut.

Ia menduga, oknum Dishub gadungan itu adalah sejumlah mantan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) atau honorer di Dishubkominfo Empat Lawang yang sudah diberhentikan. “Informasinya, oknum tersebut adalah mantan TKS. Mereka melakukan razia disejumlah titik di Jalinsumteng dan jalan provinsi seperti di Posko Talang Gunung, dan Pos PJKR,” kata Choiri.

Dalam melakukan aksinya sebut Choiri, petugas gadungan tersebut melakukan pemerasan ke sopir, terutama sopir angkutan umum dan barang yang melintas di wilayah Empat Lawang. Informasi ini terang Choiri, sudah ditindaklanjuti.

Dishubkominfo Empat Lawang bebernya, sudah menurunkan tim ke lapangan untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. “Kita siapkan borgol, kalau ketemu langsung ditangkap dan proses secara hukum,” tegas Choiri seraya menyebut ulah para petugas Dishub palsu itu sudah meresahkan, serta merusak citra dan nama baik Dishubkominfo Empat Lawang.

Choiri menyarankan, agar para sopir yang terkena razia bisa meminta kejelasan surat tugas dan kelengkapan petugas Dishub di lapangan. “Jika memang diragukan, bisa langsung melapor ke Mapolres Empat Lawang atau Dishubkominfo Empat Lawang. Terutama jika razia dilakukan pada malam hari di kawasan sepi dan jauh pemukiman penduduk,” tukasnya.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *