Warga Protes, BLH Keluarkan Izin PT PBJ

LAHAT – Terkait pengeluaran izin lingkungan kegiatan pembangunan perkebunan dan Pabrik pengelolaan kelapa sawit PT.PBJ yang beroperasi di Desa Arahan Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Lahat yang dikeluarkan dan diumumkan lewat media harian pagi lokal, membuat puluhan warga memprotes atas keputusan BLH Lahat.

Protes warga ini dikarenakan keberatan atas keputusan yang diambil BLH karena PT PBJ adalah perusahaan yang telah menjalankan kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Lahat sejak 2 Maret 1998.

Selain itu, warga menyampaikan ecara langsung terkena dampak kegiatan usaha PT PBJ, namun tidak diberikan kesempatan yang layak untuk diikutsertakan dalam proses penyusunan dokumen amdal.

Akhirnya, puluhan warga ini menyampaikan protes keras sehubungan dengan lahan tanah garapan masyarakat dan eks garapan masyarakat yang belum dibebaskan oleh PT PBJ, namun ternyata telah dimasukan “tidak sah” sebagai wilayah HGU PT.PBJ.

Meski pihak PT.PBJ telah mengakui dan berjanji untuk memenuhi tuntutan warga masyarakat Desa Arahan Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat agar lahan 400 hektar ini dikeluarkan dari wilayah HGU PT PBJ. Namun, sampai saat ini belum direalisasi dari perusahaan.

Kepala BLH Ali Afandi mengatakan, pihaknya mengakui dan membenarkan jika ada iklan di koran lokal yang mengumumkan bahwa PT PBJ telah dikeluarkan izinnya.

“Kita benarkan pernyataan tersebut. Kedepan kita akan melakukan tindak lanjutan yakni, jika nanti belum ada kesepakatan anatara perusahaan dan warga maka kita tidak akan mengeluarkan izin lingkungannya,” tegasnya.

 

TEKS    : JUMRA ZEFRI

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *