OKI Kekurangan 2000 PNS

Ilustrasi

Ilustrasi

KAYUAGUNG – Setiap tahunnya, sekitar 50 orang pegawai negeri sipil (PNS) di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) memasuki masa pensiun, sehingga kebutuhan pegawai pertahunnya terus meningkat dan pemerintah setempat berupaya untuk terus melakukan penerimaan CPNS untuk memenuhi kekurangan pegawai yang akan bertugas di seluruh wilayah Bumi Bende Seguguk.

Kepala BKD OKI, Imam Sahuri melalui Sekretarisnya, Ibnu Hajar mengatakan, hingga saat ini Pemkab OKI masih kekurangan hampir 2.000 pegawai untuk ditempatkan di seluruh wilayah OKI, terutama pelosok desa yang jauh dari ibukota kabupaten.

“Kalau bicara masalah kekurangan pegawai, jelas kita masih butuh hampir 2.000 PNS, karena setiap tahun 50 orang PNS kita pensiun, sehingga kita berupaya untuk melakukan penerimaan CPNS setiap tahunnya,” ujar Ibnu Hajar, Rabu (29/10).

Kekurangan pegawai ini, kata dia, yakni untuk tenaga pengajar dan tenaga medis terutama di pelosok desa, dimana para pegawai saat ini banyak yang tidak betah jika ditugaskan di pelosok desa.

“Kita juga terus melakukan pendataan mengenai jumlah pegawai yang ditempatkan di pelosok desa. Mereka yang tidak betah di pelosok desa, rupanya mengajukan pindah, ada juga yang memang sengaja pindah ke provinsi, ini menyebabkan jumlah pegawai kita terus berkurang,” bebernya.

Terkait adanya wacana memoratorium penerimaan CPNS hingga 2019, kata Hajar, pihaknya belum menerima pemberitahuan secara lisan maupun tertulis dari Menpan maupun BKN pusat, sehingga pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari pernyataan Presiden RI Joko Widodo tersebut.

“Pemkab OKI melalui BKD OKI telah menganggarkan penerimaan CPNS melalui jalur umum untuk tahun 2015. Terkait pernyataan dari Bapak Presiden Joko Widodo kita belum menerima pemberitahuan secara tertulis. Yang jelas kita masih menunggu pemberitahuan tersebut,” terangnya.

Saat ini, pihaknya masih melakukan proses perekrutan CPNS jalur umum tahun 2014. “Kita sudah menyusun jadwal tes sebanyak 2.091 peserta. Setelah itu akan mengumumkan mereka yang dinyatakan lulus. Jika semua prosesnya selesai baru melakukan pelantikan para CPNS tersebut,” tukasnya.

Ditambahkannya, kedepan pihaknya akan memperketat adanya permintaan pindah tugas dari pegawai Pemkab OKI, hal ini untuk meminimalisir ketimpangan jumlah pegawai di pedesaan dan perkotaan.

“Mulai tahun 2014 ini juga pegawai yang kita terima sudah ada tempat tugasnya masing-masing, jadi mau tidak mau CPNS yang dinyatakan lulus bertugas ditempat yang telah ditentukan. Jika mereka tidak betah ya silahkan mengundurkan diri,” tandasnya.

 

TEKS     : DONI AFRIANSYAH

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *