Yaser Arafat Dipenjara 4,5 Tahun

PALEMBANG – Kedapatan memiliki dua paket sabu, Yaser Arafat (39) ditangkap polisi hingga akhirnya naik meja hijau. Kini, warga Jalan Porka Tengah Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati Palembang itu dipenjara 4,5 tahun.

“Dari keterangan saksi dan bukti di persidangan, terdakwa terbukti melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Selain ditahan, terdakwa divonis membayar denda senilai Rp 800 juta, subsider penjara dua bulan,” kata Zahri, saat memimpin sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (28/10).

Atas vonis ini, Yaser belum memberikan keputusan apa-apa. Melalui pengacaranya, Eka Sulastri, Yaser masih akan berfikir-fikir untuk menerima atau mengajukan banding dari vonis majelis hakim.

“Kita dari pihak pengacara akan koordinasi terlebih dahulu dengan terdakwa serta keluarga. Kita menilai, vonis hakim masih terlalu berat,” kata Eka, yang dijumpai seusai sidang.

Vonis yang diberikan hakim sedikit lebih ringan dari tuntutan jaksa, Suhartini. Pada sidang tuntutan, Suhartini menuntut Yaser dipenjara selama lima tahun dengan denda yang sama. Hanya saja, tuntutan subsider penjara yang diajukan Suhartini sedikit lebih lama, yakni delapan bulan.

Fakta persidangan, Yaser ditangkap saat berada di salah satu penginapan di Jl Letkol Iskandar Palembang pada 5 Juni 2014 lalu. Saat melakukan penggeledahan, petugas mendapati dua paket sabu di atas lemari kamar penginapan tersebut.

Atas penemuan itu, Yaser langsung digiring ke kantor polisi untuk diproses lebih lanjut. “Sabu itu cuma mau saya pakai. Saya beli dari Al (DPO) seharga Rp 100 ribnu,” kata Yaser.

 

TEKS   : Oscar Ryzal

EDITOR  : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *