PNS Tertangkap Pesta Narkoba, HBA Dibuat Malu dan Kecewa

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri

EMPAT LAWANG – Lagi-lagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, dibuat malu. Pasalnya, dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Empat Lawang, Selasa (28/10) sekitar pukul 00.30 WIB dinihari tertangkap sedang pesta sabu.

Kedua PNS dimaksud yakni Andi Utama (41), warga Desa Gunung Meraksa Baru, Kecamatan Pendopo tercatat PNS di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Kemudian, Prayuda alias Uja (34), warga Perum Griya Tebing Pratama, Kecamatan Tebing Tinggi tercatat PNS di Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertambangan Energi (Dishutbuntamben) Empat Lawang.

Keduanya diamankan oleh anggota Sat Narkoba Polres Empat Lawang, saat penggerebakan di kontrakan Andi dan Prayuda di Perum Griya Tebing Pratama. Dari mereka ditemukan Barang Bukti (BB) satu paket sabu-sabu, bong (alat penghisap sabu-sabu) dan BB lainnya. (Baca Juga : Dua PNS di Empat Lawang Tertangkap Pesta Sabu)

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) yang mendapatkan informasi itu dibuat berang. HBA mengaku malu dan kecewa dengan ulah PNS tersebut, apalagi perbuatan tak terpuji itu justru dilakukan bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda. “Kita kecewa, padahal sudah ditekankan agar pemuda di Empat Lawang menjauhi bahaya narkoba,” sesal HBA yang dibincangi usai peringatan Hari Sumpah Pemuda, kemarin.

Tak hanya HBA, Sekda Empat Lawang, H Burhansyah menyayangkan ulah kedua PNS tersebut. Ulah kedua abdi negara itu terangnya, tak patut dicontoh oleh PNS lainnya. Keduany sebut Burhansyah, sudah mencoreng nama baik Pemkab Empat Lawang apalagi sebelumnya juga ada PNS yang tertangkap menggunakan narkoba.

Terkait sanksi kata Burhansyah, pemkab masih menunggu keputusan pengadilan. Jika keduanya nanti di pengadilan terbukti bersalah dan di vonis dengan pidana penjara lebih dari empat tahun, maka status keduanya sebagai PNS akan dicopot atau dipecat. “Kita lihatlah nanti, sementara proses hukumnya biarkan berjalan,” tegasnya.

Kejadian ini terang Burhansyah, harus menjadi pelajaran semua PNS di lingkungan Pemkab Empat Lawang. “Tak ada gunanya menggunakan narkoba, itu tidak hanya menganggu kinerja dan kedisiplinan juga merugikan diri pribadi. Kedepan jangan sampai kasus seperti ini, terjadi lagi,” tukasnya.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *