Penghuni LP Tanjung Raja Meninggal, Keluarga : Penanganan LP Lamban

INDERALAYA – Abu Sama (52), penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP), Tanjung Raja, yang divonis 6 bulan kurungan lantaran tersandung kasus judi Totok Gelap (Togel), menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (28/10), kurang lebih pukul 04.00 WIB.

Warga Desa Lubuk Sakti Kecamatan Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir ini sempat mengalami muntah darah dan meninggal setelah mendapat perawatan medis di RSUD Kayuagung.

Lambannya penanganan serta sulitnya mendapat izin dari pihak LP membuat keluarga almarhum kecewa dan menyayangkan kinerja petugas LP Tanjung Raja.

Anak tertua almarhum Sri Dalila (30), didampingi adik almarhum Yati (44) dan Iwan (35), serta Kadus II, Desa Lubuk Sakti, mengaku sangat kecewa dengan pelayanan pihak LP yang terkesan menelantarkan orang tuanya.

Bahkan, dirinya dapat kabar jika orangtuanya sakit bukan dari pihak LP namun dari teman orangtuanya sesama napi. “Saya dapat kabar sudah empat hari empat malam sakit, tidak makan dan tidak bisa buang air besar, mereka saling menghubungi keluarga,” ungkapnya.

Lanjutnya, pada Senin (27/10), pagi pihak keluarga langsung ke LP Tanjung Raja dan melihat kondisinya sudah parah pihak keluarga berusaha untuk membawa ke rumah sakit.

“Kami dari pagi urus dan baru sekitar pukul 16.00 WIB diizinkan untuk di bawa ke RSUD Kayuagung. Itupun harus ada jaminan keluarga,” kesalnya.

Sementara itu, dari pihak LP Tanjung Raja, Indra Yuda saat dihubungi mengaku sudah menjalankan pelayanan sesuai prosedur dan tidak terlambat dalam mengurus korban.

“Kami sudah berikan pelayanan. Kalau mau informasi yang lebih detail lagi silahkan datang ke LP jangan melalui Hp, sebab kami idak menerima konfirmasi melalui HP,” tutup Indra Yuda.

Kasubag Tata Usaha Lapas Tanjung Raja Ibrahim ketika dikonfirmasi mengakui adanya seorang  warga binaannya yang meninggal.

“Menurut laporan yang diterima, napi Abu Sama memang sudah sakit-sakitan sebelum menjadi penghuni lapas dan saya dilapori dinihari kemarin bila napi tersebut meninggal setelah sempat dibawa ke RSUD Kayuagung,” singkatnya.

 

Teks   : Junaedi Abdillah

EDITOR  : SARONO P SASMITO

lp 2.jpg

FT 1 : Abusama saat disemayamkan di rumah duka




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *