Mobil Karya Mahaiswa Unsri Wokigo dan GS, 1 Liter Tembus 223 Km

Mahasiswa Unsri Berfoto Bersama Mobil Urban Wokigo dan GS | Dok KS

Mahasiswa Unsri Berfoto Bersama Mobil Urban Wokigo dan GS | Dok KS

INDERALAYA – Dua hasil karya terbaik mahasiswa Fakultas Tehnik Jurusan Teknik Mesin, Universitas Sriwijaya (Unsri),yakni mobil urban roda empat dan roda tiga, hemat energi dipamerkan dalam sebuah acara Keluarga Mahasiswa (KM) Expo 2014, di halaman Kampus Unsri, Selasa (28/10/2014)

Dua mobil urban yang diberi nama Wokiga (Wong Kito Galo) untuk roda empat dan Gending Sriwijaya untuk roda tiga berhasil menyabet juara lima dan tiga dalam ajang kejuaraan Indonesia Energy Marathon Chalange (IEMC) 2014, yang di gelar Institut Teknologi Sepuluh November, di Lapangan Kenjeren, Surabaya, 16-19 Oktober kemarin. Kedua mobil hasil karya mahasiswa Unsri tersebut hemat energi di mana dalam 1 liter bensin tembus 223 kilometer.

Manager Tim II, Sriwijaya Eco, Wahyu dari Fakultas Teknik Jurusan Mesin, mengatakan, dalam ajak IEMC 2014, Unsri melombakan dua mobil urban Wokiga (roda empat) dan Gending Sriwijaya (Roda tiga).

“Alhamdulillah, untuk roda tiga prototipe bensin kita berhasil menyabet juara III. Sedangkan Wokiga kita dapat juara V. Lomba ini diselenggarakan oleh Ditjen Dikti,” ungkapnya saat ditemui di lokasi Unsri.

Ia menambahkan, untuk karya yang dihasilkan untuk dua mobil urban tersebut yakni mobil hemat energi di mana untuk satu liter bensin mampu menempuh jarak 223 km.

“Sedangkan untuk kecepatannya yakni 20-30 Km perjam. Untuk kap mobilnya memakai bahan fiber, dan lama pengerjaan selama dua bulan,” tuturnya tanpa menyebut secara pasti spesifikasi mesin tersebut.

Ke depan, sambungnya, bersama tim 2 akan melakukan riset untuk memperbaiki kekurangan mobil tersebut.

“Pasti kita akan lakukan riset lagi untuk menyempurnakan mobil tersebut. Kalau tidak ada halangan kita juga akan ikuti lomba di tingkat asia pada 2016 di Fhilipina,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana KM Expo 2014 Bemdi Aris Munandar, mengatakan, KM Expo merupakan beberapa rangkaian kegiatan lomba mulai dari pekan lomba oleh raga, pekan ilmiah yakni dengan diselenggarakan berbagai seminar serta pekan budaya.

“Untuk lomba kita gelar berbagai jenis lomba dengan peserta seluruh mahasiswa. Sedangkan lomba ilmiah yakni seminar dan seni budaya ialah berbagai penampilan daerah masing-masing mahasiswa. Ada dari Padang, Sumsel dan beberpa daerah lainnya,” tuturnya.

Lanjutnya, tujuan tersebut yakni untuk memperkenalkan tarian daerah lalu memperingati Hari Sumpah Pemuda.

“Ini adalah ajang pertama kali dilakukan. Akan menjadi agenda tahunan,” pungkasnya.

 

Teks    : Junaedi Abdillah

EDITOR   : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *