Baru 800 Desa di Sumsel Nikmati Pamsimas

Ilustrasi Air Siap Minum (ASM) | Dok KS

Ilustrasi Air Siap Minum (ASM) | Dok KS

PALEMBANG – Dari 3000 lebih desa yang ada di Sumatera Selatan (Sumsel), baru 800 an desa diantaranya yang bisa menikmati program air bersih atau Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), sementara sisasnya masih belum mendapat giliran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Mukti Sulaiman mengakui itu. Menurutnya, belum semua desa di Sumsel yang menikmati penyediaan air bersih dan sanitasi baik dari dana pusat dan daerah.

“Pamsimas ini program se-Indonesia, jadi dananya tidak bisa sekaligus. Harus berangsur. Kita terus berupaya agar masyarakat di desa dapat menikmati air bersih,” kata Mukti yang dibincangi usai rapat Pamsimas di ruang kerjanya, Selasa (28/10).

Mukti menjabarkan, Pamsimas merupakan program yang dilaksanakan oleh pemerintah dengan dukungan Bank Dunia. Program yang bergulir sejak 2008 ini, dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota.

Pamsimas bertujuan untuk meningkatkan jumlah fasilitas pada warga masyarakat kurang terlayani, termasuk mereka yang berpendapatan rendah di wilayah perdesaan dan peri-urban. Dengan Pamsimas diharapkan masyarakat dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan.

Disamping itu, diharapkan bisa meningkatkan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat sesuai target MDGs di sektor air minum dan sanitasi. “800 desa yang sudah mendapat merasakan air bersih dan sanitasi baik menjadi milik masyarakat setempat. Mereka mengelola berbekal pelatihan. Kalau ada kerusahakan mereka sudah bisa memperbaikinya demi kepentingan bersama,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Badan (Kaban) Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Sumsel, Agus Yudiantoro mengungkapkan, dua kabupaten di Sumsel akan mendapat bantuan Pamsimas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Dari dana pusat akan membangun beberapa unit di Kabupaten Banyuasin dan Ogan Komering Ulu Timur. Tapi belum dapat dipastikan berapa jumlah yang akan dibangun, mengingat pemerintahan yang baru dibentuk,” tukasnya.

 

TEKS           : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *