Tegangan Listrik tak Stabil, Lampu Jalan Banyak Rusak

EMPAT LAWANG – Puluhan titik lampu jalan di Kabupaten Empat Lawang, rusak. Akibatnya, sebagian besar Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalinsumteng), jalan provinsi dan akses kabupaten gelap gulita saat malam hari.

Kerusakan lampu jalan ditengarai akibat tidak stabilnya aliran listrik di wilayah Empat Lawang, terutama di ibukota kabupaten, Tebing Tinggi. Kepala Dinas Kehutanan, Perkebunan, Pertambangan dan Energi (Dishutbuntamben) Empat Lawang, H Susyanto Tunut, mengakui itu.

Menurutnya, ada puluhan titik lampu jalan padam dan rusak. Penyebabnya kata Suyanto, selain karena usia pemakaian, juga akibat tegangan listrik dari PLN Cabang Lahat, tidak stabil.

Ia menyebut, akibat tegangan listrik tak stabil membuat sistem foto she’ll dan time switch kerap terganggu dan rusak. Nah, ini berpengaruh juga pada lampu jalan kadang terjadi byarpet listrik tak menentu.

“Di Empat Lawang saat ini ada 800 titik lampu jalan, perawatan rutin kita lakukan. Jumlah lampu jalan tersebut sebenarnya masih kurang, namun kita belum ada rencana untuk menambahnya. Kita tunggu, tegangan listrik stabil dulu atau setelah Gardu Induk (GI) beroperasi,” terangnya.

Susyanto menyebut, jika tegangan listrik di Empat Lawang sudah stabil maka barulah Dishutbuntamben akan memasang lampu jalan kembali. Bagaimana dengan biaya perbulan yang harus dibayarkan Dishutbuntamben ke PLN ? ia menyebut, setiap bulan Dishutbuntamben setidaknya mengeluarkan biaya Rp 234 juta. “Kita bayar rutin ke PLN Ranting Tebing Tinggi,” ucap Susyanto.

Sebelumnya, suvervisior PLN Ranting Tebing Tinggi, Randi Kusriansyah menyebut, perawatan lampu jalan sudah menjadi kewenangan Dishutbuntamben Empat Lawang. Diakuinya, memang ada tagihan listrik perbulan lebih dari Rp 200 juta, itu rutin dibayar oleh Dishutbuntamben.

Mengenai kendala tegangan listrik kata Randi, harus dimaklumi oleh pelanggan. Sebab, sebelum GI beroperasi tegangan memang kadang tidak stabil. “Ya, kadang memang tegangan tidak stabil. Kami pun berupaya melakukan perbaikan dan perawatan jaringan. Namun, setelah GI beroperasi barulah kita berharap tegangan listrik di Empat Lawang bisa normal,” tukasnya.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *