Sawah Tadah Hujan Kembali Digarap

Ilustrasi Sawah Yang Mengalami Kekeringan | Foto : Ghufron Muhammad

Ilustrasi Sawah | Foto : Ghufron Muhammad

EMPAT LAWANG – Sepekan terakhir, hujan mulai turun mengguyuri Kecamatan Tebing Tinggi serta kecamatan lainnya di Kabupaten Empat Lawang. Meskipun intensitas hujan belum terlalu sering, namun setidaknya bisa memberikan kegembiraan serta harapan bagi petani.

Sebab dengan turunnya hujan tersebut, sejumlah petani yang dibincangi Kabar Sumatera mengaku, mereka bisa mulai menggarap kembali sawah milik mereka. “Alhamdulillah, hujan mulai turun. Kalau hujannya rutin sepekan lagi saja, kita bisa memulai membajak sawah dan mulai menanam,” kata Suandi (40), salah seorang petani tadah hujan di Kecamatan Tebing Tinggi ketika dibincangi, Senin (27/10).

Diakuinya, sebagian besar sawah tadah hujan di Kelurahan Pasar Tebing Tinggi sangat bergantung dengan hujan untuk mengairi sawah mereka. Karenanya saat kemarau, petani tak bisa menggarap lahannya.

Kini setelah hujan turun jelas Suadi, ia bisa mulai menggarap sawahnya. “Sebagian petani tadah hujan, sudah mulai menggarap sawahnya. Tetapi sebagian lagi, masih menunggu hujan turun rutin,” ucapnya.

Ia berharap, cuaca di Empat Lawang khususnya di Kecamatan Tebing Tinggi bisa kembali normal. Maklum saja, musim kemarau yang berlangsung lama beberapa bulan lalu, menyulitkan petani untuk bercocok tanam.

Terlebih bagi petani sawah tadah hujan, yang sangat bergantung turunnya hujan secara normal. “Jika saja tidak turun hujan sejak beberapa hari terakhir ini, mungkin kami gagal mengelolah sawah tahun ini. Tapi alhamdulillah, hujan sudah mulai turun dan memberikan harapan baik bagi kami,” imbuhnya.

Hujan juga disambut baik oleh pemilik hewan ternak, khususnya pemilik tenak kambing. Maklum saja, kemarau panjang yang terjadi pada tahun ini, membuat kambing-kambing warga terkena virus mematikan ketombe kulit (Skabies, red). “Sudah ada beberapa kambing warga yang mati, yang disebabkan musim kemarau panjang,” jelas Sigit (35), salah seorang peternak kambing di Tebing Tinggi.

Sepekan terakhir, hujan mulai rutin mengguyuri Empat Lawang. Hampir setiap malam sekitar pukul 22.00 WIB terkadang beberapa jam hingga pagi hari hujan turun. Namun intensitasnya belum begitu deras, terlihat dari debit air di Sungai Musi yang masih dangkal. Sebab, biasanya jika musim penghujan sudah rutin, debit sungai musi akan naik dan pasang.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *