2015, UMP Sumsel Rp 1,9 Juta

ilustrasi

ilustrasi | Ist

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumsel tahun 2015 sebesar Rp 1.974.346. Upah ini meningkat sekitar 8,14 persen dari UMP Sumsel yang berlaku tahun ini.

“Keputusan itu diambil dalam rapat Dewan Pengupahan Provinsi, yang digelar 24 Oktober lalu. Dalam rapat tersebut, hadir perwakilan dari pengusaha dan serikat pekerja. Dalam rapat tersebut juga diputuskan, Kebutuhan Hidup Layak (KHL) terendah di Sumsel Rp 1.974.346 atau sama besar dengan UMP Sumsel 2015,” kata Asisten III Bidang Kesra Setda Sumsel, Ahmad Najib yang dibincangi di ruang kerjanya, Senin (27/10).

Memang sebut Najib, ada keberatan sejumlah pihak dengan penetapan UMP tersebut. Namun Najib meminta, itu dipahami. Pemprov terang Najib, sudah berusaha mengakomodir semua kepentingan baik itu kepentingan buruh maupun kepentingan pengusaha.

“Kenapa kenaikannya hanya 8,14 persen, karena kenaikan UMP pada 2012 ke 2013 lalu sudah mencapai 38 persen. Sumsel menjadi provinsi keenam tertinggi di Indonesia tertinggi kenaikan UMP nya. Di Sumatera, bahkan kita tertinggi nilai UMP nya,” tegas Najib.

Ia menjelaskan, dalam menentukan UMP ada beberapa point yang menjadi perhatian. Antara lain, nilai KHL pada 2014 di kabupaten/kota terendah adalah Kabupaten OKU Timur. Setelah diprediksi dengan analisa regresi untuk Desember 2014, KHL terendah Rp 1.974.346.

Kemudian data BPS Sumsel, inflasi di Bumi Sriwijaya ini pada Agustus lalu sebesar 2,48 persen. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Sumsel sebesar 3,3 persen, serta kondisi pasar kerja juga turut menjadi perhatian Pemprov Sumsel, dalam menetapkan besaran UMP.

“Kita berharap semua pihak bisa mengerti, dan memahami. Pemerintah dalam hal ini selalu melihat kondisi dan kebutuhan buruh serta pekerja, namun disisi lain perusahaan juga ada yang memiliki keterbatasan. Akan tetapi, perusahaan juga harus menyesuaikan upah sektor bagi karyawannya,” ujarnya.

Najib menambahkan, UMP Sumsel 2015 ini nantinya akan dilaporkan ke Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin. Barulah setelah itu, gubernur akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) UMP Sumsel 2015. “1 November nanti, UMP 2015 ini harus sudah disahkan,” tukasnya.

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR            : DICKY WAHYUDI

 

UMP Sumsel dari Tahun ke Tahun

  1. 2011, Rp 1.048.440
  2. 2012, Rp 1.195.220
  3. 2013, Rp 1.630.000
  4. 2014, Rp 1.825.000
  5. 2015, Rp 1.974.346



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *