2.091 Peserta Berebut 99 Kursi PNS OKI

Ilustrasi PNS | Dok KS

Ilustrasi PNS | Dok KS

KAYUAGUNG – Setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya pihak Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menerima informasi kepastian terkait pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkab OKI yakni pada 18-22 November 2014 bertempat di BKN Region II Sumsel.

Kepala BKD Kabupaten OKI, Imam Sahuri melalui Sekretarisnya, Hajar mengatakan, peserta tes CPNS OKI tahun 2014 sebanyak 2.091 orang, yang akan memperebutkan kuota 99 kursi.

“Kita akan tes selama 5 hari di Palembang, perharinya ada 490 peserta. Kami harapkan para peserta dapat melihat pengumuman kapan yang bersangkutan mendapatkan giliran tes,” ujar Hajar, Senin (27/10).

Dikatakannya, para peserta nantinya akan mendapatkan soal yang berbeda dengan mereka yang sudah mengikuti tes pada hari sebelumnya. “Kami pastikan soal bagi setiap peserta berbeda, karena pada hari pertama dan hari selanjutnya soal-soal memang dibedakan, hal ini guna meminimalisir adanya kebocoran soal,” bebernya.

Mengenai materi tes sendiri, kata dia, sejumlah peserta harus melewati tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB).

“Setelah pelaksanaan tes, setiap selesai tes peserta sudah bisa mengetahui hasilnya, apakah dirinya memenuhi standar kelulusan atau tidak. Istilahnya memenuhi passing grade atau tidak, tapi bukan berarti lulus CPNS,” tandasnya.

Hajar pun mewanti-wanti akan para peserta untuk tidak menggunakan jasa para joki, sebab jika ketahuan akan digugurkan.

“Tidak kami perkenankan untuk menggunakan joki. Peserta harus datang sendiri untuk mengikuti tes dengan sistem CAT di BKN Palembang sesuai dengan jadwal tes masing-masing,” tukasnya.

Sementara salah seorang peserta tes, Heri mengaku bingung dengan tes sistem CAT lantaran baru kali ini pihak BKD OKI memberlakukan sistem tersebut.

“Kalau tidak ada sosialisasi ya kami sebagai peserta cukup bingung. Kami harapkan pihak penyelenggara untuk melakukan pelatihan sistem CAT tersebut, jadi saat pelaksanaan tes nanti kita tidak bingung,” ucapnya.

Sebelumnya, dari 2.340 berkas CPNS yang masuk, sebanyak 189 berkas ditolak lantaran tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pihak BKD OKI. Berkas yang ditolak rata-rata usia pelamar melebihi batas yang ditentukan, namun tidak menyertakan bukti masa kerja minimal menjadi tenaga honorer di suatu instansi di Kabupaten OKI.

Selain melewati batas usia yang telah ditentukan, alasan penolakan berkas lainnya yakni lantaran nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) pelamar dibawah nilai standar yang telah ditetapkan.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *