Perbaikan Drainase Habiskan Miliaran Rupiah

PALEMBANG – Perbaikan drainase yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM) dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Palembang, setiap tahun seperti pengalami peningkatan, dari ratusan juta hingga miliaran rupiah. Bahkan perbaikan drainase di tiga titik mampu menelan dana hingga Rp 40 miliar. Padahal hanya di lakukan perbaikan saja, bukan pembangunan awal.

Kepala Dinas PU BM dan PSDA Palembang, Darma Budhi mengatakan, perbaikan drainase dilakukan, untuk menghindari terjadinya banjir. Apalagi, kabarnya sebentar lagi akan memasuki musim hujan.

“Total anggaran perbaikan seluruh drainase di Palembang Rp 40 miliar. Dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Palembang. Ini merupakan kegiatan rutin tahunan, apalagi ada beberapa titik yang biasa digenangi air ketika intensitas hujan tinggi,” kata Budhi usai melakukan peninjauan perbaiakan drainase di Jalan Veteran Palembang, Rabu (22/10).

Budhi menyebutkan, total panjang perbaikan drainase tersebut lebih kurang 1.700 meter yang meliputi Jalan Veteran 800 meter, Jalan Kolonel Atmo 400 meter dan Jalan Lapangan Hatta atau di depan Universitas Taman Siswa 500 meter. “Ketiga titik itu masih proses pengerjaan. Kami targetkan Desember mendatang semuanya sudah rampung,” sebutnya.

Lebih jauh Budhi menjelaskan, selain melakukan perbaikan drainase, pihaknya juga melakukan pengerukan drainase dengan kedalaman satu meter. “Kan banyak sampah di drainasei-drainase. Yah harus dikeruk. Untuk beberapa titik jalan yang biasa tergenang air ketika hujan deras, kami akan perbaiki kembali di 2015,” ulasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo perbaikan harus dilakukan untuk menghindari genangan air saat musim penghujan. “Rencananya akan banyak titik yang akan diperbaiki, tapi untuk sementara secara bertahap memaksimalkan drainase yang ada dulu,” ujarnya.

Sambung Harnojoyo, pembersihan saluran air tersebut merupakan langkah kongkrit yang dilakukan Pemkot Palembang. Menurutnya, agar drainase tidak tersumbat, peran masyarakat sangat dibutuhkan. Misalnya tidak membuang sampah sembarangan dan membersikan tempat saluran, khususnya di lingkungan masing-masing.

“Kami juga tegaskan, kepada pemilik usaha yang berada di Jalan Veteran agar tidak menutup saluran secara permanen. Karena, jika aliran air tersumbat maka otomatis aliran tidak berjalan. Hal itulah yang sebabkan terjadinya genangan air,” ujarnya.

Harnojoyo menambahkan, pihaknya juga tengah mengoptimalkan fungi kolam retensi yang sudah ada. Sebutnya, kedepan pemkot akan memperbanyak kolam retensi. Bila perlu, setiap kecamatan ada kolam retensi. “Saat ini penambahan baru di kawasan Poligon,” tukasnya.

 

TEKS           : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *