Mayoritas Kebakaran Disebabkan Arus Pendek, PLN Harus Bertanggungjawab

Zamhir, saa mengais sisa hartanya yang ludes terbakar, pada Selasa (15/7/2014), | Dok KS

Ilustrasi Kebakaran yang disebabkan Arus Pendek Listrik, | Dok KS

LUBUKLINGGAU – Hampir 50 persen penyebab kebakaran di Kota Lubuklinggau, disebabkan oleh korsleting listrik atau arus pendek. Kondisi ini menurut Asisten I Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, diperparah dengan minimnya sosialisasi instalasi listrik dari PT PLN kepada masyarakat.

PT PLN sebut Kahlan, harus ikut bertanggungjawab dengan kondisi tersebut. Caranya, dengan memberikan sosialisasi instalasi listrik yang aman. “Sejak saya menjabat sebagai Asisten I, saya belum melihat PT PLN mengadakan mensosialisasikan mengenai instalasi listrik kepada masyarakat,” sebut Kahlan ketika dibincangi, Rabu (22/10).

Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai instalasi listrik yang aman tersebut membuat, sering terjadi arus pendek sehingga menyebabkan kebakaran. Terakhir, kebakaran terjadi di Kota Lubuklinggau menyebabkan dua unit rumah ludes terbakar.

“Kalau berdasarkan keterangan korban kepada saya, penyebab rumah mereka kebakaran akibat colokan listrik atau sering disebut masyarakat dengan kepala babi, meledak. Kemudian api cepat menyebar, sehingga kebakaran pun tak terelakan,” terangnya.

Karenanya, dalam waktu dekat Pemkot Lubuklinggau akan memanggil PT PLN agar segera memberikan sosialisasi instalasi kelistrikan yang baik. Misalnya, bagaimana tata aturan pemakaian kabel maupun alat-alat kelistrikan lainnya.

“Masyarakat tidak tahu kabel yang mereka gunakan bahaya atau tidak, untuk digunakan aliran listrik. Setahu mereka, asal ada penyambung dan api listriknya nyala. Padahal ada cara tersendiri dan jenis kabel tersendiri, untuk digunakan penyalurannya,” bebernya.

“Sekali lagi kami minta kepada PLN baik Ranting Lubuklinggau maupun Rayon Lahat, untuk sesegera mungkin menggelar sosialisasi. Jangan sampai menimbulkan korban kebakaran yang lebih banyak lagi,” tukasnya.

 

TEKS           : T MASRI SYAH

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *