16 Tower Di Musi Rawas Ilegal

Ilustrasi BTS | Dok KS

Ilustrasi Tower | Dok KS

MURA – Hingga Rabu (22/10), dari hasil monitoring tercatat ada 16 tower provider di Kabupaten Musirawas (Mura) yang belum mengusulkan perpanjangan izin. Karena belum mengurus perpanjangan izin, 16 tower tersebut kalau masih operasi termasuk dalam kategori ilegal.

Dalam waktu singkat ini Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkomimfo) Mura, akan memanggil pengelola provider tersebut. Dishubkominfo terangnya, sudah memberikan teguran kepada pengelola tower-tower ilegal tersebut, sekaligus menagih retribusi dan biaya operasionalnya.

“Hasil monitoring kita, dari 91 tower di 14 kecamatan di Mura, 16 tower diantaranya belum mengurus izin namun sudah operasional. Karenanya dalam waktu dekat, kita akan panggil pengelola tower tersebut,” kata Kepala Dishubkominfo Kabupaten Mura, Ari Narsa, Rabu (22/10).

Ditambahkannya 16 tower yang tidak memiliki izin tersebut terletak di Kecamatan Tugumulyo, STL Ulu Terawas, Selangit, Tiang Pumpung Kepungut, Muara Kelingi, Purwodadi, Sukakarya, Jayaloka, dan BTS Ulu.

Dia menyebutkan setelah melakukan monitoring tower, yang awalnya terdata 91 tower, namun saat ini mengalami penambahan data jumlah tower menjadi 107 tower. “Sebenarnya dengan adanya penambahan tower itu, ada dampak positif dan negatifnya. Salah satunya memudahkan masyarakat berkomunikasi dan mendapatkan informasi. Sedangkan negatifnya pengelolanya tidak ada izin, dan tidak membayar retribusi,” ujarnya.

Selain menemukan ada 16 tower ilegal yang berdiri, Dishubkominfo pun jelasnya, mendapatkan banyak laporan dari masyarakat terhadap keberadaan tower-tower tersebut. Masyarakat yang berada disekitar tower komunikasi itu berdiri, mayoritas mengeluhkan keamanan, dan lainnya.

 

TEKS           : T MASRI SYAH

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *