PT Patralog Bakal Dihidupkan Lagi

PALEMBANG – PT Patralog, perusahaan daerah yang sahamnya dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bakal dihidupkan kembali setelah sebelumnya ditutup pada 27 Februari 2012 lalu karena bangkrut.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Palembang, Hardayani mengatakan, perusahaan yang bergerak dibidang perdagangan dan logistik yang berdiri tahun 2011 lalu sempat mengalami masalah keuangan sehingga tak beroperasi.

“Namun sekarang, kami berencana menghidupkan kembali PT Patralog. Saat ini, kami sedang berkoordinasi dengan pimpinan PT Patralog yang lama. Mereka diminta menjelaskan permasalahan sebelumnya,” kata Hardayani yang dibincangi di Setda Palembang, kemarin.

Hardayani menyebut, pertemuan antara Pemkot Palembang dengan manajemen PT Patralog yang lama, dibahas beberapa permasalahan. Seperti, dana penyertaan modal awal sebesar Rp 2,4 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Palembang tahun 2011, hingga evaluasi dan rekomendasi untuk segera ada pembahasan khusus terkait perkembangan perusahaan. “Dari pertemuan itu diketahui, kalau saham Pemkot di PT Patralog mencapai 98 persen sehingga pemkot berhak melakukan evaluasi,” ucapnya.

Sambungnya, dalam evaluasi yang dilakukan Pemkot Palembang berharap, perusahaan tersebut di targetkan mampu berkembang. Karena usaha yang digarap perusahaan tersebut nantinya tidak lagi sekedar bisnis lokal tetapi akan dikembangkan menjadi perusahaan ekspor dan impor dengan beragam produk.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo mengatakan, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 tahun 2011, PT Patralog dibentuk untuk menjaga ketersediaan sembako dan mendorong harga bahan pokok agar tetap stabil.

Karenannya kelanjutan perusahaan tersebut jelas Harnojoyo, sangat penting. “Kami masih membahas kemungkinan beroperasinya kembali PT Patralog. Jika perusahaan ini kembali beroperasi, diharapkan selain mampu menjaga kesetabilan harga kebutuhan pokok juga bisa mengurangi angka pengangguran,” tukasnya.

 

TEKS            : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *