223 Hektar Kebun Sawit Warga di Muara Enim Terbakar

Ilustrasi Kebun Sawit | Ist

Ilustrasi Kebun Sawit | Ist

MUARAENIM – Si jago merah kembali mengamuk, kali ini 223, 5 hektar kebun sawit dan karet milik warga di Desa Kayu Ara Batu, Kecamatan Muara Belide, Kabupaten Muaraenim, terbakar. Sampai saat ini, belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

“Kami mendapatkan laporan 223, 5 hektar milik 65 warga Desa Kayu Ara Batu, terbakar. Besok (Rabu), kita akan menurunkan tim gabungan ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya,” kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Muaraenim, Mat Kasrun saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/10).

Ia menyebut, tim gabungan tersebut berasal dari Disbun, Sat Pol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah Kecamatan Muara Belide. Tim gabungan ini jelas Mat Kasrun, akan mendata pemilik lahan, luas lahan yang terbakar, berapa banyak tanaman terbakar, penyebab kebakaran dan berapa kerugian.

Data tersebut jelasnya akan disampaikan ke Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar. “Namun dari laporan yang kita terima, kebun yang terbakar tersebut ditanami warga dengan karet dan kelapa sawit,” terangnya.

Dalam surat yang dikirimkan warga sebut Mat Kasrun, mereka meminta bantuan bibit dan biaya penamanan kembali kepada Pemkab Muaraenim. Karenanya jelas dia, dibutuhkan data yang pasti.

“Jika memang kebun yang terbakar itu, dikelola dengan baik dan dirawat tentu kita akan mengabulkan keinginan petani tersebut. Namun, jika kebun yang terbakar merupakan kebun yang tidak terawat dan penuh rumput ilalang dan memang rentan untuk terbakar maka kita akan pertimbangkan untuk memberikan bantuan,” tegasnya.

Ia menerangkan di Muaraenim, ada 200 ribu hektar lebih perkebunan rakyat. Umumnya perkebunan tersebut ditanam dengan komoditi unggulan berupa karet, kopi dan sawit. “Untuk komoditi kopi, hanya ada di Kecamatan Semendo. Sementara karet dan sawit tersebar diberbagai kecamatan, kecuali Semendo,” tukasnya.

 

TEKS           : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *