50 Perusahaan Minta Keringanan Retribusi

Ilst. Retribusi

Ilst. Retribusi

PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mencatat, hingga pekan kedua Oktober 2014, ada 50 perusahaan yang berdiri di Kota Palembang yang mengajukan keringanan pembayaran retribusi.

Namun kata Asisten III Bidang Keuangan Sekretariat Daerah (Setda) Palembang, M Hoyin Rizmu, pemkot tidak bisa langsung serta merta menyetujui permintaan perusahaan-perusahaan tersebut.

Pasalnya sebut Hoyin, dalam memberikan keringanan retribusi ada beberapa hal yang harus dipenuhi perusahaan, misalnya soal finansial perusahaan, provit keuangan yang dihasilkan dan lainnya. “Pengajuan keringanan retribusi yang masuk tahun 2014 ini cukup banyak, jika dibandingkan tahun 2013 lalu yang hanya 21 perusahaan,” terang Hoyin yang dibincangi, kemarin.

Hoyin menyebutkan, dari pengajuan itu, tidak semua disetujui. Karena, berdasarkan pengalaman, terkadang perusahaan tersebut masih memiliki rekor provit. Artinya finansialnya memadai untuk membayar retribusi, yang ditetapkan Pemkot Palembang.

“Dari pengajuan yang kami terima. Nanti ada tim yang akan melakukan survey. Setelah itu, baru bisa ditentukan layak atau tidak di kabulkan keringanan retribusinya, ada juga hanya di berikan keringanan sistem pembayaran saja,” sebutnya.

Hoyin mengaku, pengajuan permohonan keringan itu, akan diberikan bagi perusahaan yang berkaitan dengan bidang sosial atau instansi Pemerintah yang bergerak bidang sosial dan amal saja. “Tidak semua keringanan diberikan, berupa pemotongan retribusi. Ada keringanan nilai atau keringanan waktu pembayaran,” akunya.

Sambungnya, keputusan finalnya akan ditentukan oleh Wali Kota Palembang. Tapi, hasil keputusan itu, berdasarkan dari kajian tim keringanan retribusi, yang terdiri dari tim teknis yang diketuai Asisten Bidang Keuangan, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Dinas Tata Kota, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesuai dengan jenis retribusinya.

“Setelah keputusannya keluar, tidak semua pengajuan akan diberikan keringanan yang sama. Keringanan retribusi yang diberikan maksimal 25 persen, ada pula keringanan yang diberikan hanya 10, 15 atau 20 persen, tergantung bentuk dan kebutuhan,” ujarnya.

Hoyin menambahkan, perusahaan yang mengajukan keringan retribusi itu diantaranya, PT Pusri, Asrama Haji Sumsel, RSUD Bari, dan lainnya. “Sekarang sedang dalam pengkajian. Secepatnya akan diputuskan,” tukasnya.

 

TEKS            : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *