Kebakaran Lahan Nyaris Bakar Perumahan, Ibu-ibu dan Anak-anak Teriak Histeris

Beberapa warga berusaha menyelamatkan barang berharga milik Suparti lantaran rumahnya nyaris terbakar. | Foto : Joen KS

Beberapa warga berusaha menyelamatkan barang berharga milik Suparti lantaran rumahnya nyaris terbakar. | Foto : Joen KS

INDERALAYA – Beberapa ibu-ibu dan anak-anak warga Komplek Perumahan Komperta, Kota Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), terus berteriak histeris saat api terus membakar lahan dan nyaris membakar beberapa rumah yang berada di sisi lahan.

Kebakaran lahan tersebut terjadi Jumat (17/10), sekitar pukul 14.30 WIB, di sebuah lahan yang belum diketahui pemiliknya. Beruntung, api dapat dipadamkan satu jam kemudian dengan dua Unit PBK Ogan Ilir dibantu oleh puluhan warga.

Informasi yang dihimpun, api pertama kali berkobar di sisi Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 34, Kota Indralaya, Ogan Ilir (OI), atau berada di area Komplek Perumahan Komperta, diduga dibakar oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya.

Dalam sekejap, api terus menjalar ke sisi kanan dan belakang hingga ke perumahan warga. Api juga juga sudah mendekati gedung pendidikan Menara Fitrah.

Tidak sampai di situ, hembusan angin cukup kencang membuat api terus menjalar. Warga yang mengetahui api nyaris membakar rumah milik Suparti langsung bergegas memadamkan api dengan air seadanya.

Warga juga terus berteriak lantaran api terus membesar. Bahkan, ibu-ibu dan anak-anak terus berteriak histeris lantaran melihat api yang terus membesar.

Dua unit PBK yang datang sempat kewalahan memadamkan api. Bahkan, satu unit PBK terpaksa kembali mencari air lantaran air yang ada di dalam tersebut habis.

Setelah hampir satu jam berkobar dan membakar rumah warga, api akhirnya dapat dipadamkan.

Santi, warga sekitar saat ditemui tidak mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut. “Kalau saya tidak tahu pasti penyebabnya Mas. Tapi api dari depan Jalintim dan langsung membesar. Katanya ada yang bakar juga,” ungkapnya.

Kepala UPTD PBK Ogan Ilir, Adil Siregar, saat ditemui di lokasi mengatakan, api dari sisi Jalintim dan menjalar ke belakang dan nyaris membakar perumahan warga.

“Kita juga sempat kewalahan memadamkan api karena angin kencang dan api terus membesar. Di samping itu, mobil kita juga terbatas, jadi harus benar-benar bekerja ekstra,” ungkapnya.

Ia menambahkan, warga diimbau tidak membakar lahan jika ingin membuka lahan. “Saya imbau warga jangan bakar lahan. Kalau ada yang sengaja bakar, laporkan saja ke petugas,” pungkasnya.

Di lapangan juga terpantau, kebakaran lahan menyedot perhatian sejumlah pengendara. Bahkan, beberapa pengendara sengaja menyaksikan api berkobar membakar lahan.

Selain itu, hampir seluruh warga keluar rumah untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran lahan tersebut.

 

Teks   : Junaedi Abdillah

EDITOR  : SARONO P SASMITO

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *