Investasi ke Palembang Menurun

PALEMBANG – Berdasarkan catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Palembang, investasi asing maupun dalam negeri yang menanamkan modalnya di Palembang tahun ini, menurun dibandingkan tahun 2013 lalu.

Kepala BKPMD Palembang, Ridwan mengatakan, realisasi investasi yang masuk baru Rp 1,2 trilun, padahal Oktober 2013 lalu investasi yang masuk mencapai Rp 2,5 triliun. “Penyebabnya, kemungkinan karena suhu politik yang tidak menentu,” kata Ridwan yang dibincangi, Kamis (16/10).

Ridwan menyebutkan, angka Rp 1,2 triliun itu berasal dari ivestasi yang dilakukan 61 perusahaan lokal. Parahnya lagi, investasi lokal juga ikut menurun akibat suhu politik Kota Palembang.

“Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) jauh menurun. Oktober 2013 lalu, ada 127 perusahaan lokal telah berinvestasi di Palembang, tapi sekarang baru 61 perusahaan saja,” sebutnya.

Ridwan mengaku, sebenarnya investor asing sudah banyak yang ingin menanamkan modal ke Palembang. Bahkan sudah ada investor yang mengecek ke lokasi dan sudah mulai mengurus perizinan. Seperti, USA, Australia, Malaysia, Singapura, Thailand, Tiongkok dan masih masih banyak lagi negara asing lainnya.

“Namun digelarnya Pileg, Pilpres membuat suhu politik di Indonesia tak menentu. Itu membuat investor asing menahan diri, kondisi ini ditambah suhu politik di Palembang yang juga bergejolak,” ucapnya.

Ridwan menambahkan, untuk mengantisipasi semakin melemahnya investor asing ke Palembang, pihaknya berencana untuk menggandeng pihak ketiga dalam mempromosikan peluang-peluang investasi di Palembang, mulai dari sektor jasa hingga pariwisata.

“Mudah-mudahan segera terwujud rencana itu, nanti akan ada badan promosi yang ditempatkan di beberapa negara. Tahap awal, promosi dilakukan di negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Brunai Darussalam,” tukasnya.

 

TEKS           : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *