Mawardi Yahya Terima Penghargaan Piala Upakarti

Bupati OI Ir H Mawardi yahya meraih piala upakarti dari Menteri Perindustrian. | Foto : Dok KS

Bupati OI Ir H Mawardi yahya meraih piala upakarti dari Menteri Perindustrian. | Foto : Dok KS

BUPATI Kabupaten Ogan Ilir (OI) Ir H Mawardi Yahya menerima  penghargaan dari Presiden RI melalui Menteri Perindustrian RI berupa penghargaan bidang Industri, yakni Piala  Upakarti Jasa Kepedulian Tahun 2014.

Pemberian penghargaan tersebut lantaran Bupati OI dinilai telah ikut peduli dan aktif menetapkan berbagai kebijakan dengan memperhatikan daya dukung daerah setempat. Sehingga tercipta iklim usaha yang kondusif sekaligus membuka peluang usaha dan memberikan kemudahaan bagi industri kecil dan menengah untuk berkembang.

Penyerahan Piala Upakarti langsung diserahkan oleh Menteri Perindustrian M.S Hidayat atas nama Pemerintah RI, Rabu,  15 Oktober 2014, di Gedung  Kementrian Perindustrian, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 52-54, Jakarta.

Kadisperindagkop dan UKM Pemkab OI, Ir Tapip mengatakan, pemberian penghargaan di bidang industri oleh Kementrian Perindustrian ini dimaksudkan untuk mendorong pelaku usaha khususnya industri kecil menengah (IKM) untuk meningkatkan daya saingnya di tengah-tengah percaturan ekonomi yang semakin ketat menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tahun 2015.

Setelah melalui seleksi ketat yang dilakukan oleh Kementrian Perindustrian, Ir. H. Mawardi Yahya selaku Bupati Ogan Ilir dinilai layak dan memenuhi kriteria untuk mendapatkan penghargaan Upakarti Jasa Kepedulian dari Pemerintah RI melalui Kementrian Perindustrian.

Atas peran serta bupati dalam membangun Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Ogan Ilir melalui kebijakan-kebijakan yang memihak kepada Industri kecil dan menengah untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, sekaligus membuka peluang usaha dan memberikan kemudahan bagi Industri kecil dan menengah untuk berkembang.

Atas kebijakan mendorong pengembangan IKM ini, di Kabupaten Ogan Ilir, mengalami peningkatan Unit Usaha IKM yang cukup signifikan. Selain itu meningkatnya penyerapan jumlah tenaga kerja, peningkatan nilai produksi IKM melalui peningkatan nilai tambah produk, peningkatan nilai investasi IKM, pertumbuhan ekonomi daerah dan income rata-rata penduduk perkapita, dan peningkatan ekonomi di sektor terkait. (ADV)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *