Duh, Pemuda Umur 19 Tahun Hamili Pacar Hingga Melahirkan

KAYUAGUNG – Seorang buruh karet bernama Budi Waluyo (19), warga desa Pematang Sukatani  Mesuji Makmur Kabupaten OKI, Rabu (14/10)  diringkus aparat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres OKI karena menghamili pacarnya  hingga melahirkan.

Korban sebut saja Melati (14), berstatus salah satu pelajar SMP di Mesuji Makmur kini melahiran seorang anak perempuan  berusia  satu minggu. Tragisnya, perbuatan tersebut dilakukan tersangka sudah 10 kali terhitung bulan Desember 2013 hingga Agustus 2014 lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal ketika antara korban dan tersangka terlibat asmara sekitar bulan Oktober 2013 kemarin. Saat itu korban indekos di Kecamatan Mesuji Makmur.

Lantaran sering bertemu dari minggu ke minggu akhirnya  timbul rasa saling untuk berhubungan badan.  Pada 30 Desember, korban diajak tersangka berjalan bersama dengan mengendarai sepeda motornya menuju perkebunan karet yang berada di belakang gereja di Mesuji Makmur.

Memanfaatkan suasana sepi pelaku akhirnya menjalankan aksinya merayu sang pacar untuk berhubungan badan, hingga korbanpun mau.Perbuatan tersebut terulang  hingga beberapa kali hingga korbanpun hamil

Perbuatan tersebut terungkap setelah kedua orangtua korban merasa curiga terhadap perubahan yang terjadi pada tubuh korban yang membesar pada perutnya.

Kedua orangtua korban yang curiga terhadap tubuh korban langsung membawa korban ke puskesmas untuk diperiksa, setelah dilakukan pemeriksaan di September 2014 kemarin ternyata korban positif hamil 8  bulan lebih dan dalam waktu dekat akan melahirkan  bayi.

Merasa kesal terhadap tersangka, akhirnya korban didampingi kedua orangtuanya melaporkan perbuatan tersebut ke Polres OKI dan meminta agar kasus yang menimpa anaknya diusut tuntas.

Kemarin, Rabu (14/10) siang tersangka diringkus aparat unit PPA Polres OKI saat sedang berjalan menggunakan sepeda motor di areal perkebunan karet untuk memancing.

Tersangka Budi Waluyo sendiri  ditemui wartawan mengaku melakukan perbuatan tersebut kepada pacarnya sejak bulan Desember 20133 hingga  bulan Agustus 2014 kemarin.

“Seingat aku  30 Desember 2013 kemarin pak, kalau dak salah  sudah 10 kali berhubungan dan kebanyakan dilakukan di atas motor,” kata  tersangka Budi Waluyo kepada wartawan.

Menurut tersangka Budi Walauyo, perbuatan tersebut dilakukan atas  dasar suka sama suka karena terlibat asmara.

“Kami pacaran  sejak  Oktober 2013 lalu, saat itu pacar saya indekos,” katanya.

Dia mengaku, keluarganya sudah ada niat baik menemui keluarga pacarnya dan bersedia menikahi pacarnya yang sudah hamil besar.

“Saya bersedia tanggungjawab pak karena beda agama akhirnya keluarga korban tidak bersedia, hingga akhirnya dilaporkan ke polisi,” katanya.

Kapolres OKI AKBP Erwin Rahmat melalui Kanit PPA Ipda Tuswan membenarkan pihaknya mengamankan tersangka Budi Waluyo. “Tersangka sedang diperiksa petugas, tersangka ditangkap akan akan memancing di arela perkebunan tak jauh dari kediamannya,” katanya.

Menurut Ipda Tuswan, berdasarkan keterangan tersangka keluarganya sudah ada niat baik untuk menikahi korban namun karena beda agama akhirnya niat baik tersebut batal.

“Sekarang kasusnya sedang kita dalami dulu,” tandasnya.

 

TEKS     : DONI AFRIANSYAH

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *