Pukul 08.00 WIB, Kelurahan Belum Buka

MUARAENIM – Sekretaris Daerah (Sekda) Muaraenim, H Taufik Rahman, Selasa (14/10), melakukan inspeksi mendadak (sidak) mendadak. Sejumlah kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim, didatangi.

Pantauan Kabar Sumatera, sidak tersebut dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB. Dua instansi didatangi yakni Kantor Lurah Tungkal di Jalan Cut Nyak Dien dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Muaraenim di Jalan AK Gani.

Di Kantor Lurah Tungkal, Taufik dibuat kecewa. Pasalnya, walau sudah jam kerja namun belum ada satu pun pegawai yang datang. Bahkan pintu kantor kelurahan itu, masih terkunci rapat.

Taufik kemudian melanjutkan sidaknya ke Dinkes Muaraenim. Usai dari Dinkes, sekitar pukul 08.00 WIB, Taufik kembali mendatangi Kantor Lurah Tungkal. Kali ini, Taufik hanya bertemu dengan dua pegawai di kantor kelurahan tersebut yang baru hendak masuk kantor. Itu pun, pintu kantor masih terkunci.   “Kemana pegawai lain, kenapa sudah pukul 08.00 WIB, belum ada yang datang,” tanya Taufik, kepada kedua pegawai tersebut.

Kedua pegawai kelurahan tersebut kepada Taufik mengaku, rekan-rekan mereka masih dalam perjalanan. Sementara Lurah Tungkal, Edi Elpadata ada di Palembang. “Pak lurah mengikuti diklat di Palembang, sementara yang lain baru hendak ke kantor,” tutur salah satu pegawai wanita, yang menggunakan sandal dengan alasan kakinya sedang sakit.

“Ya, bukan berarti pak lurah sedang ada tugas, lalu pegawai lain tidak disiplin masuk kantor terlambat. Jangan diulangi lagi, bekerja harus tepat waktu,” pinta Taufik kepada keduanya.

Dibincangi usai sidak, Taufik mengaku akan sering melakukan sidak serupa untuk membina kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Muaraenim. PNS terangnya, sebagai pegawai harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat sesuai dengan jam kerja.

“Jam kerja Pemkab Muaraenim, masuk pukul 07.30 WIB, istirahat pukul 12.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB, pulang pukul 16.00 WIB. Jam kerja ini harus dipatuhi. Tetapi tadi di Kantor Kelurahan Tungkal, sampai pukul 08.00 WIB, dari 10 pegawai disana hanya ada dua yang baru mau masuk kerja,” ungkapnya kesal.

Kondisi seperti itu sebut Taufik, tidak diharapkannya. Karenanya jelas Taufik, kedisplinan pegawai akan ditingkatkan. Mereka ucap Taufik, harus bekerja disiplin dan tepat waktu. Itu ungkapnya, penting untuk pelaksanaan reformasi birokrasi di Muaraenim.

Apalagi mulai 2015 nanti, akan diberlakukan pemberian tunjangan remonerasi /tunjangan kinerja kepada pegawai (diluar guru sertifikasi). “Tunjangan remonerasi ini tergantung dengan kedisiplinan pegawai. Jadi semua pegawai harus disiplin tepat waktu saat masuk kerja,” tukasnya.

 

TEKS          : SISWANTO

EDITOR        : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *