Izin HGU PT SMS Diusut

Ilustrasi | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

EMPAT LAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang melalui Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertambangan Energi (Dishutbutmaben) terus menindaklanjuti, dugaan penggarapan hutan lidung yang dijadikan perkebunan kelapa sawit oleh PT Sawit Mas Sejahtera (SMS).

Hutan lidung dimaksud, diduga masuk dalam wilayah Kabupaten Empat Lawang berbatasan dengan Kikim Barat, Kabupaten Lahat. “Beberapa waktu lalu, humas PT SMS datang kesini. Tapi mereka belum bisa memberikan keputusan dan penjelasan, karena masih harus melapor ke manajemen PT SMS di Jakarta, terkait dengan penggunaan kawasan hutan lindung tersebut,” kata Kadishutbuntamben Empat Lawang, H Susyanto Tunut, kemarin.

Langkah pengusutan sebutnya, tidak berhenti disitu saja. Pemkab Empat Lawang juga melayangkan surat ke Dinas Kehutanan (Dishut) dan Dinas Perkebunan (Disbun) Sumatera Selatan (Sumsel), serta Badan Pertanahan (BPN) Sumsel. Sebab, BPN Sumsel merupakan salah satu pihak yang mengeluarkan izin HGU kepada PT SMS. “Suratnya sudah kami layangkan, sejak dua minggu lalu namun sampai sekarang belum ada balasan,” jelasnya.

Ia menerangkan, izin pembukaan perkebunan lahan kelapa sawit kepada PT SMS saat itu diberikan Pemkab Lahat. Sebab saat itu, Empat Lawang masih bergabung dengan Kabupaten Lahat.

Setelah pemekaran, baru diketahui bahwa lahan yang sudah ditanami kelapa sawit tersebut, masuk dalam kawasan hutan lindung dan berada di wilayah Empat Lawang. “Kita tunggu dulu petunjuk selanjutnya,” tegasnya seraya memastikan Dishutamben akan terus mengusut izin HGU PT SMS tersebut.

Sementara itu, Sumardin, staf dokumen dan lisensi PT SMS saat dikonfirmasi membantah, kalau perusahaan mereka melakukan penanaman kelapa sawit di kawasan hutan lindung. Selain itu, ia juga membantah adanya surat teguran atau pemanggilan dari Dishutamben Pemkab Empat Lawang.

“Tidak ada areal perkebunan kita, yang masuk dalam kawasan hutan lindung. Surat panggilan maupun teguran dari Dishutamben Empat Lawang pun, tidak pernah kita terima,” ujarnya.

Untuk diketahui, hasil pemeriksaan tim Dishutbuntamben Empat Lawang, kuat dugaan PT SMS melakukan penanaman kelapa sawit di kawasan hutan lindung di wilayah Empat Lawang.

Tercatat ada lahan perkebunan PT SMS yang masuk dalam kawasan hutan lindung. Bahkan di kawasan itu, PT SMS sudah menanam dan memanen kelapa sawit yang mereka tanam. Bahkan, Dishutbuntamben Empat Lawang, sudah melakukan pengecekan ke lokasi. Mereka memastikan, 100 persen lahan kelapa sawit PT SMS dimaksud, masuk dalam kawasan hutan lindung.

 

TEKS          : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *