BKKBN Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat

Ilustrasi Badan Keluarga Berencana (KB) | Dok KS

Ilustrasi Badan Keluarga Berencana (KB) | Dok KS

PALEMBANG – Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Selatan (Sumsel), terus berupaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, terutama melalui program-program yang ada.

Hal itu dilakukan, untuk mencapai target 100 persen pelaksanaan program hingga akhir 2014 mendatang, yang bekerjasama dengan seluruh kabupaten/kota di Sumsel. “Hingga Agustus ini, program BKKBN Sumsel baru tercapai 59 persen. Sementara untuk anggaran baru tercapai sekitar 35 persen,” kata Kepala BKKBN Sumsel, Aan Jumhana Mulyana yang dibincangi, Jumat (10/10) di Hotel Amaris, Palembang, Jumat (10/10).

Diakui Aan, dari angka tersebut memang tampak ada kesenjangan, untuk itu pihaknya akan memantau kembali apa saja kegiatan yang telah dilakukan kabupaten/kota. Karena, kata dia, belum ada laporan administratif dari pihak kabupaten/kota ke BKKBN Sumsel.

“Momentum rapat telaah ini memang untuk mensinkronkan hal tersebut. Kita akan koordinasikan apa yang menjadi kendala di kabupaten/kota, dan apa yang akan dilakukan Pemprov Sumsel untuk membantu mengatasi kendala tersebut,” ujarnya.

Adapun program percepatan yang akan dilakukan yakni peningkatan pelayanan yang biasanya dilakukan tiga kali sebulan akan dimaksimalkan menjadi lima atau enam kali. Kemudian, pihaknya juga akan mengarahkan kepada kabupaten/kota untuk berkontribusi lebih banyak lagi.

“Sampai akhir tahun ini kita optimis bisa mencapai angka sempurna. Hal itu kita lakukan sebagai upaya untuk mendukung program Pemprov Sumsel khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan, yang kesemuanya bermuara pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Sumsel,” jabarnya.

Sementara itu, Direktur Bina Ketahanan dan Lanjut Usia BKKBN Pusat, Elisabeth Kuji menjelaskan, review yang dilakukan bertujuan untuk sinkroninasi antara kegiatan dan program di BKKBN.

Program dan kegiatan yang ada di setiap kabupaten/kota tidak mesti sama, tergantung kondisi dan demografisnya. “Pada 2015 mendatang, kita harapkan menjadi tahun yang fokus dengan kegiatan, sehingga sasarannya tercapai. Oleh karena itu, pendanaannya akan disesuaikan dengan kondisi dari kabupaten/kota itu sendiri,” tukasnya.

 

TEKS           : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *