RPJMD dan Renstra SKPD tak Sinkron, Pembangunan Jadi Terhambat

PAGARALAM – Upaya mewujudkan keseimbangan ditengah-tengah masyarakat, baik dibidang kesehatan, pendidikan berakhlak mulia berikut didukung ekonomi kerakyatan, Pemerintah Kota Pagaralam menggelar rapat penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan Rencana Strategis (Renstra), kemarin.

Wali Kota Pagaralam Hj Ida Fitriati Basjuni mengatakan, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2013 tentang RPJMD, Kota Pagaralam tahun 2013 – 2018 disebutkan bahwa Bumi Besemah ini telah menetapkan visi pembangunan daerah Kota Pagaralam tahun 2013 – 2018, yakni terwujudnya keseimbangan masyarakat Pagaralam yang sehat, cerdas, berakhlaq mulia dan didukung oleh ekonomi kerakyatan, yang tangguh dalam lingkungan yang alami.

“Guna mencapai berbagai hal yang dicita-citakan itu, telah ditetapkan 5 misi Kota Pagaralam tahun 2013 – 2018, yaitu mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), melalui kesehatan yang adil merata, pendidikan yang terjangkau dan bermutu, menuju akhlaq mulia yang dilandasi iman dan taqwa,” terangnya, kemarin (9/10).

Kemudian lanjutnya, memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dalam pelayanan publik menuju masyarakat aman, damai dan demokratis. Ketiga, memperkuat ekonomi kerakyatan dengan basis Sumber Daya Alam (SDA), agrobisnis dan kelestarian lingkungan hidup, keempat mengembangkan kepariwisataan Kota Pagaralam berbasis wisata alam, wisata budaya, beserta atraksinya yang bercirikan nilai dan kearifan lokal. Kelima mengembangkan infrastruktur dalam rangka layanan dasar dan daya saing daerah.

“Upaya pencapaian visi misi Kota Pagaralam ini, diperlukan dukungan dari dokumen perencanaan pembangunan Kota Pagaralam, diantaranya dokumen RPJMD dan Renstra Satuan Kerja Kepala Daerah (SKPD), dokumen perencanaan tersebut harus berpedoman pada visi misi pembangunan Kota Pagaralam tahun 2013 – 2018 yang sudah diPerdakan oleh Pemerintah Kota Pagaralam Nomor 9 tahun 2013, tentang RPJMD Kota Pagaralam tahun 2013 – 2018,” jelasnya.

Dikatakan Ida, sejauh ini antara dokumen RPJMD dan Renstra SKPD masih belum sinkron. Diharapkan semua SKPD dapat mensinkronkan dokumen Renstra SKPD dengan dokumen RPJMD Kota Pagaralam tahun 2013 – 2018, guna mendukung kelancaran rencana pembangunan Kota Pagaralam. Apalagi salahsatu penyebab kegagalan keberhasilan pembangunan, yakni berawal dari dokumen perencanaan yang tidak tertib.

“Diimbau kepada seluruh SKPD dapat mencurahkan perhatian sepenuhnya dalam menyelaraskan dokumen Renstra SKPD dengan dokumen RPJMD. Sehingga setiap tahunnya dapat diukur keberhasilan dan kekurangan Pemerintah Kota Pagaralam,” katanya seraya berujar semua ini dilakukan demi kemajuan pembangunan di Bumi Besemah ini.

Diketahui, kegiatan itu berjalan baik diruang rapat Besemah I Setdako Pagaralam dengan dihadiri narasumber dari Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, Sekda Pagaralam Drs. H. Safrudin MSi, Para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Bagian dan Camat se-Kota Pagaralam.

 

TEKS     : ANTONI STEFEN

EDITOR   ; RINALDI SYAHRIL

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *